Workshop Intakindo ‘Metode Pelaksanaan Tiang Pancang’ Kunjungan Lapangan Proses Pancang Pondasi Beton dengan Hydraulic Static Pile Drive

0

IKATAN Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (Intakindo) adalah asosiasi profesi tenaga ahli jasa konstruksi yang berkembang pesat di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Di KALIMANTAN Selatan, Intakindo memiliki anggota 650-an tenaga ahli bersertifikat. Kini, 12-13 Agustus 2022 di Hotel 88 Banjarmasin, Intakindo Kalsel menggelar Workshop dibarengi Rapat Kerja (Raker) bertema “Mengenal Tiang Pancang dan Metode Pelaksanannya”.

Kegiatan tersebut wadah diskusi tenaga ahli bidang konstruksi maupun stakeholders, agar mengenal dan memahami metode dalam pemancangan pondasi, serta karakteristik tanah di lunak, studi kasus Kota Banjarmasin.

Ketua Panitia Pelaksana, M. Nufrien Aryadi, ST mengungkapkan, geliat jasa konstruksi di Kalsel mengalami peningkatan tidak terkecuali di Kota Banjarmasin. “Setiap tahunnya terdapat pembangunan infrastruktur (Gedung, Pengairan, Jalan maupun Jembatan) baik pembangunan baru maupun pemeliharaan, namun saat pembangunan dilaksanakan pada lokasi dengan karakteristik tanah lunak, sangat diperlukan pengetahuan tentang karakteristik tanah lunak itu sendiri,” ujarnya.

Ia menyebutkan,  bagaimana perhitungan pembebanan bangunan hingga kebutuhan daya dukung pondasi serta metode pamancangan pondasi yang baik dan benar di tanah lunak. “Hal ini menjadi pembelajaran yang penting bagi tenaga ahli yang berada di bawah naungan Intakindo,” tuturnya.

BACA: Bertemu Pengurus Intakindo, Bupati Banjar Ungkap Rencana Penataan Koridor A Yani

Sekretaris Intakindo Kalsel, Ir. Fachriady Ismail, menyebutkan,  Kegiatan digelar 2 hari, tanggal 12 – 13 Agustus 2022 di Hotel 88 Banjarmasin.

“Hari pertama dibuka Wakil Walikota Banjarmasin DR. Ir. H. Arifin Noor, MT, dilanjutkan penandatanganan pakta integritas pengurus, pemberian materi pemancangan dan rapat kerja dewan pengurus Intakindo,” ungkapnya.

Kemudian, hari kedua dilakukan pemberian materi oleh narasumber serta kunjungan lapangan (lokasi proyek) pembangunan gedung DPRD Kota Banjarmasin. “Jadi untuk melihat langsung proses pemancangan pondasi menggunakan system injeksi dengan alat HSPD 240 Ton di Proyek Pembangunan Gedung DPRD Kota Banjarmasin,” paparnya. Bahkan, jelasnya, kegiatan ini dibarengi syukuran atas terselenggaranya sertifikasi 43 orang tenaga ahli konstruksi dari Intakindo Kalsel pada bulan Juni 2022. “Mereka dinyatakan kompeten oleh Lembaga Sertifikasi Profesi, yang terdiri dari ahli muda dan ahli madya,” ujarnya.

Peserta workshop Nurhidayati R. Al Ambari, ST, MT, mengucapkan, terimakasih ke Intakindo Kalsel yang telah menggelar workshop. “Kegiatan ini, kesempatan langka sangat jarang ada workshop sekaligus kunjungan lapangan yang memberikan pengalaman secara langsung proses pemancangan. Jadi baik penjelasan mengenai proses persiapan pemancangan, penghitungan beban bangunan dan daya dukung pondasi hingga piling record,” katanya.

Pemberian materi oleh Ketua Dewan Pakar Nasional Intakindo yang merupakan praktisi jasa konstruksi Ir. Hasan Husaini, M.T. dengan materi “Metode Pemancangan pada Struktur Pondasi Bangunan Jembatan, Pileslab dan Gedung”.

Lalu, oleh Dosen Universitas Lambung Mangkurat Bapak Ir. Rustam Effendi, M.A.Sc., Ph.D., dengan materi “Mengenal Karakteristik Tanah Lunak Kota Banjarmasin”.

BACA: Kalsel Pintu Gerbang Ibukota Negara, Intakindo Tingkatkan Kualitas Keahlian Anggota

Dalam kegiatan Workshop dan Rapat Kerja Intakindo Kalsel ini, dihadiri Anggota dan Pengurus Intakindo Kalsel, Asosiasi profesi dan Perusahaan Jasa Konstruksi, Akedemisi/Perguruan Tinggi, Unsur Pemerintahan serta Produsen/ Agen/ Distributor Bahan Bangunan dan stakeholders terkait.

Apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini disampaikan Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Kementerian PUPR, Alfet Bahari, ST, MT dan Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Ir. Suri Sudarmadiyah, MT yang berhadir memenuhi undangan.

Ketua Intakindo Kalsel H. Nanda Febryan Pratamajaya, ST, MT mengapresiasi ke panitia pelaksana yang sangat baik mempersiapkan workshop.  “Saya sangat mengapresiasi ke panitia dan Dinas PUPR Kota Banjarmasin yang menjadikan proyek Pembangunan DPRD sebagai pilot project pembangunan Gedung. Ini dapat dijadikan sarana edukasi jasa konstruksi, dan media pembelajaran pengendalian mutu, biaya dan waktu suatu proyek yang professional,” harapnya.

Nanda pun mengakui, Intakindo Kalsel terus berkolaborasi dengan semua pihak dalam pembinaan profesi jasa konstruksi, sesuai motto Intakindo Kalsel yaitu Solutif, Kolaboratif dan Adaptif. (jejakrekam)

Penulis Ril/Afdi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.