Keluhkan Kulit Gatal-Gatal, Relawan Eco Enzyme Nusantara Semprot Kawasan Pekapuran Raya

0

SEJUMLAH warga Kelurahan Pekapuran Raya, Banjarmasin Selatan mengeluhkan mengindap penyakit kulit.

RATA-rata mereka mengalami gatal-gatal diduga akibat alergi terhadap air sungai dan lainnya. Keluhan itu mengemuka usai kawasan Pekapuran Raya didera banjir setahun lalu.

Menggandeng ahli pengobatan herbal, relawan Eco Enzyme Nusantara melakukan penyemprotan udara di kawasan pemukiman padat penduduk. Termasuk, melatih warga untuk obat kulit berbahan herbal dan ramah lingkungan.

Hal ini dilakoni relawan Eco Enzyme Nusantara usai mendapat laporan dari Ketua RT 5 Pekapuran Raya bahwa banyak warga yang mengalami penyakit kulit atau gatalan.

“Jadi, warga bisa dilatih langsung untuk membuat obat kulit berbahan herbal. Ini tentu sangat membantu mereka, terutama warga yang rentan dengan obat-obatan berbahan kimia,” ucap Ketua Relawan Eco Enzyme Nusantara, Akbar Rahman kepada jejakrekam.com, Minggu (20/2/2022).

BACA : Huntara Rampung Telah Dihuni Warga, IAI Kalsel Rancang Bangunan Tahan Arus Air

Dosen Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini mengakui saat digelar pelatihan, warga begitu antusias. Apalagi, obat-obatan herbal yang dioleskan termasuk disemprotkan ke kawasan pemukiman terbukti infeksi kulit bisa berkurang.

“Warga pun mengaku penyakit gatal-gatal yang dideritanay mulai bekurang. Makanya, kami salurkan 20 botol eco enzyme untuk masing-masing 20 keluarga di Kelurahan Pekapuran Raya,” kata Akbar Rahman.

Doktor lulusan Saga University Jepang ini menjelaskan eco enzyme sangat bermanfaat bagi pengobatan penyakit luar, khususnya kulit.

BACA JUGA : Genangan Air di Protokol Banjarmasin, Pengamat Sebut Konsep Kota Tak Ramah Sungai

Selain itu, menurut Akbar, eco enzyme jgua bisa dimanfaatkan menadi pupuk organik bagi pertanian dan ramah lingkungan. “Sebab, eco enzyme terbukti bisa mengurai limbah. Bahkan, untuk di rumah tangga yakni bisa membantu mengganti fungsi sabun cuci membersihkan lantai, toilet , piring dan lain- lain,” papar Akbar.

Anggota Ikatan Ahli Bangunan Hijau Indonesia (IABHI) ini mengungkapkan kegiatan serupa termasuk sosialisasi manfaat hingga pelatihan pembuatan eco enzyme juga telah diterapkan tak hanya di Banjarmasin.

“Kami juga melaksanakan kegiatan di beberapa daerah seperti di Banjarbaru, Kabupaten Tanah Bumbu dan Tabalong,” ucapnya.

BACA JUGA : Balancat Pulang! Wadir RSI Banjarmasin Sebut Infeksi Kulit dan Diare Rentan Saat Banjir

Menurut Akbar, apa yang dilakukan relawan Eco Enzyme Nusantara Kalsel di Pekapuran Raya merupakan bagian dari aksi sosial, apalagi penyakit gatal-gatal yang dialami warga merupakan imbas dari banjir setahun lalu.

“Dalam setahun ini, warga Pekapuran Raya mengalami penyakit kulit khususnya gatal-gatal. Nah, dengan obat herbal berbahan eco enzyme terbukti proses penyembuhan penyakit gatal-gatal yang dialami warga cukup ampuh dibanding obat berbahan kimia,” tutur Akbar.(jejakrekam)

Pencarian populer:cara mengatasi kaki gatal dengan ecoenzym,https://jejakrekam com/2022/02/20/keluhkan-kulit-gatal-gatal-relawan-eco-enzyme-nusantara-semprot-kawasan-pekapuran-raya/,Diarr rrkam
Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.