Usai Sahrujani Siap Berlaga di Pilkada 2024, Giliran Hormansyah Incar Kursi Bupati HSU

1

BURSA bakal calon Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024 mendatang, mulai mencuat ke permukaan.

JIKA sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten HSU Sahrujani memastikan diri siap maju berlaga bahkan menguningkan kabupaten itu jelang Pilkada HSU 2022.

“Kuning harus siap. Siap memenangkan pemilihan Bupati HSU dan legislatif pada 2024,” kata Sahrujani yang juga Ketua Komisi III DPRD Kalsel dari Fraksi Golkar.

Untuk diketahui, berdasar kesepakatan antara KPU, DPR dan pemerintah ditetapkan pilkada serentak 2024 dihelat pada Rabu, 27 November 2024 usai gelaran Pemilu 2024 pada 14 Februari 2022.

Tak mau kalah, Sekretaris DPW PKB Kalsel Hormansyah memastikan diri akan maju mencalon mengincar posisi orang nomor satu di Pemkab HSU.

“Saya siap terjun bertarung untuk memperebutkan kursi orang nomor satu dan nomor dua di Pemkab HSU pada pilkada serentak 2024 mendatang,” ucap Hormansyah kepada awak media di Amuntai, Jumat (4/2/2022).

BACA : Jago Nasdem di Pilkada HSU 2017 Tak Kalah, Tapi Belum Berhasil

Misi Hormansyah ingin mengeluarkan Kabupaten HSU dari predikat sebagai daerah tertinggal. Sebab, sebelumnya, Kabupaten Barito Kuala (Batola) telah mampu keluar dari status itu pada 2016. “Siapa pun yang bakal memimpin kabupaten ini pada 2024 nanti, HSU ada perubahan ke depan,” tegas Hormansyah.

Status Kabupaten HSU sebagai daerah tertinggal terhitung sejak 31 Juli 2019 berdasar Surat Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 74 Tahun 2019. Hingga Kabupaten HSU masuk dalam program pengentasan daerah tertinggal yang ditetapkan pemerintah pusat sejak 2015-2019.

Status daerah tertinggal ini ketika HSU melepaskan Kabupaten Balangan menjadi daerah otonomi baru (DOB) di Provinsi Kalimantan Selatan melalui UU Nomor 2 Tahun 2003, tertanggal 25 Februari 2003.

BACA JUGA : Ditunjuk Plt Bupati HSU, Husairi Abdi Sebut Misi Awal Pulihkan Roda Pemerintahan

Hormansyah memastikan berbekal pengalaman pernah duduk di DPRD HSU selama 10 tahun dan berlanjut dua periode di DPRD Kalsel bisa dibawa ke pemerintahan daerah.

“Ya, ketika menjadi Bupati HSU karena diberi kepercayaan oleh masyarakat, pengalaman di dewan bisa menata pemerintahan daerah ke depan,” kata anggota Komisi III DPRD Kalsel.

Hormansyah yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kalsel ini mengatakan prioritas pembangunan di Kabupaten HSU adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang harus unggul di segala bidang.

Menurut Hormansyah, dalam karier birokrat di Pemkab HSU harus jelas dan transparan. Faktanya sekarang di banyak satuan kerja perangkat daerah (SKPD) masih dipegang pelaksana tugas (plt).

BACA JUGA : KPK Sita Uang dan Aset Bupati HSU Nonaktif Abdul Wahid Senilai Rp 14,2 Miliar

“Untuk karier aparatur sipil negara (ASN) harus jelas, sehingga ada jaminan bagi mereka dalam meniti karier di pemerintahan. Tentu saja harus sesuai dengan koridor aturan berlaku,” kata Hormansyah.

Dia juga melihat potensi perikanan, peternakan dan pertanian hingga kerajinan di Kabupaten HSU tak perlu diragukan lagi. Apalagi, Kabupaten HSU terkenal dengan gudang para perajin andal dan salah satu pemasok utama pertanian dan peternakan di Kalsel.

“Ini harus didukung penuh. Kalau perlu kita sekolahkan warga HSU untuk mendalami bidang masing-masing. Dengan adanya SDM yang bagus dan dunggul, saya yakin peningkatan perekonomian HSU akan tercipta. Ujung-ujungnya pendapatan asli daerah (PAD) HSU akan meningkat tajam,” urai Hormansyah.

BACA JUGA : Ditegur KASN, 17 Jabatan Lowong di Pemkab HSU Dilelang Terbuka Dibagi 2 Tahap

Menurut dia, Kabupaten HSU juga dikenal dengan potensi wisata kerbau rawa yang menjadi ikon daerah. Terutama di Kecamatan Danau Panggang dan Paminggir.

“Selain menjadi sentra kerbau rawa, dua kawasan ini bisa ditingkatkan menjadi destinasi wisata berskala nasional bahkan internasional. Bahkan, untuk menopang peternakan kerbau rawa, putra-putri daerah ini bisa disekolahkan menjadi dokter hewan. Kalau perlu dibangun rumah sakit hewan di dua kecamatan ini,” kata Hormansyah.

Dari dunia pendidikan, Hormansyah mengatakan HSU juga terkenal dengan sebagai salah satu sentra pendidikan di Kalsel. Ini ditandai dengan tumbuh suburnya perguruan tinggi di Amuntai.

BACA JUGA : Syarat Jadi Plt Kadis PUPRP HSU, Maliki Sebut Wahid Minta Setoran Rp 500 Juta

“Pada tahun 1980-an, Kabupaten HSU merupakan kota pendidikan. Ini harus dikembalikan lagi. Jangan sampai ada lagi anak HSU yang putus sekolah. Kalau bisa anak-anak HSU harus menikmati jenjang pendidikan ke perguruan tinggi,” paparnya.

Untuk menggolkan misi itu, Hormansyah mengatakan Pemkab HSU harus menyiapkan anggaran khusus beasiswa bagi putra-putri daerah. “Ini jadi atensi khusus, jika saya dipercaya rakyat menjadi Bupati HSU ke depan,” pungkasnya.(jejakrekam)

Pencarian populer:Calon Bupati HSU 2022,calun bupati amuntai HSU 2022
Penulis Muhammad
Editor Didi G Sanusi
1 Komentar
  1. Marhani berkata

    Iya garang

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.