ACT

Grab-Pemkot Banjarmasin Luncurkan GrabProtect Demi Keamanan Pengguna Jasa Angkutan

0 132

GRAB, platform layanan on demand bermarkas di Singapura ini pun menggandeng Pemkot Banjarmasin untuk meluncurkan GrabProtect di ibukota Kalimantan Selatan, Senin (20/7/2020).

GRABProtect merupakan protokol keamanan dan kebersihan untuk meminimalisir risiko penyebaran virus Covid-19 terutama untuk moda transportasi.

Grabprotect dilengkapi fitur keamanan, peralatan kebersihan, serta aturan keamanan terbaru yang menjadi standar terbaik dalam industri ride-hailing.

“Keamanan selalu menjadi fokus utama Grab dan melalui program seperti GrabProtect. Kami telah meningkatkan standar kebersihan di industri ride-hailing. Dengan hadirnya armada GrabCar Protect dan GrabBike Protect, kami bersama dengan mitra pengemudi akan terus mendorong standar keamanan dan kebersihan dalam berkendara bagi para penumpang untuk meminimalisir risiko penyebaran virus Covid-19,” papar Ryan Andriansyah, Senior Public Affair Kalimantan & Rest of Indonesia, Grab Indonesia.

BACA : Remajakan Angkot, Moda Transportasi Massal di Banjarmasin Terabaikan

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyambut hangat inovasi dari penyedia aplikasi moda transportasi online ini karena merupakan langkah nyata untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

“Jadi, warga Banjarmasin yang menggunakan layanan Grab bisa terjamin keamanan melalui GrabProtect, baik yang GrabBike maupun GrabCar,” ucap Walikota Ibnu Sina.

Mantan anggota DPRD Kalsel ini pun berharap pihak Grab juga turut aktif menyosialisasikan bahaya Covid-19 dan protokol kesehatan, terutama kepada para konsumennya.

“Tetap pakai masker, sarung tangan, jaga jarak, kemudian juga cuci tangan dan sebagainya,” ucap Ibnu Sina.

BACA JUGA : Pengguna Moda Transportasi Air di Banjarmasin Minim Gunakan Standar Keamanan

Apa saja yang ada dalam GrabProtect? Aplikasi dan penerapannya ini untuk memastikan pengguna dalam keadaan sehat dan telah mengambil tindakan pencegahan sebelum melakukan perjalanan. Jadi, mereka diberi kesempatan untuk membatalkan dan memberikan tanggapan kepada Grab jika mitra pengemudi tidak menggunakan masker, serta meningkatkan praktik menjaga keamanan dan kebersihan seperti membersihkan tangan secara rutin dan menggunakan metode pembayaran non-tunai (cashless payment).

Ini beberapa langkah yang bisa dilakukan para pengguna jasa moda transportasi daring ini :

1. Teknologi deklarasi kesehatan online dan mask selfie

Grab telah meluncurkan dua fitur in-app terbaru, formulir deklarasi kesehatan dan kebersihan online dan fitur pengecekan masker via selfie mulai akhir Juni.

BACA JUGA : Era Moda Transportasi Sungai Banjarmasin Berakhir?

Fitur deklarasi kesehatan dan kebersihan online ini akan mengharuskan mitra pengemudi dan pengantaran, serta penumpang untuk memastikan mereka tidak menunjukkan gejala COVID-19 dan telah mematuhi langkah-langkah keamanan serta kebersihan yang diperlukan, sebelum mereka mulai mengemudi, mengantarkan pesanan, atau memesan kendaraan. Mitra pengemudi dan pengantaran juga diminta untuk mengambil selfie dengan menggunakan masker pada fitur mask selfie (pengecekan masker via selfie) setelah melengkapi formulir deklarasi.  

BACA JUGA : Era Moda Transportasi Sungai Banjarmasin Berakhir?

2. Melengkapi kendaraan dengan partisi plastik dan peralatan kebersihan

Sebagai bagian dari program kebersihan GrabProtect di Indonesia, Grab telah membentuk armada GrabCar Protect dan GrabBike Protect yang dilengkapi dengan partisi plastik sebagai pemisah untuk meminimalisir kontak antara penumpang dan mitra pengemudi.

BACA JUGA : Sudah Gratis, Ternyata Bus Trans Banjarmasin Justru Belum Diminati Warga

Grab juga akan mendistribusikan peralatan kebersihan yang terdiri dari hand sanitizer, desinfektan kendaraan, masker wajah untuk mitra pengemudi GrabCar Protect di Banjarmasin selama sebulan mendatang. Selain itu, Grab juga mendirikan posko sanitasi di Kantor Grab Banjarmasin di mana mitra pengemudi dapat membawa kendaraannya untuk disinfeksi.

3. Penumpang dan mitra pengemudi dapat membatalkan perjalanan apabila persyaratan masker tidak dipenuhi.

Para mitra pengemudi dan mitra pengiriman Grab diwajibkan untuk menggunakan masker setiap kali mereka melakukan perjalanan dengan platform Grab. Kebijakan yang sama akan berlaku untuk penumpang. Apabila ada salah satu pihak yang tidak menggunakan masker, baik mitra pengemudi dan penumpang dapat membatalkan pemesanan tanpa denda sebelum perjalanan dimulai, dengan memilih “pengemudi/penumpang tidak memakai masker” sebagai alasan pembatalan.

BACA JUGA : Pengoperasian Bus Trans Banjarmasin Harus Berpihak ke Sopir Taksi Kuning

Grab juga telah memperbarui fitur penilaian dan tanggapan serta pusat bantuan dalam aplikasi dengan opsi baru untuk pelaporan terkait kesehatan dan kebersihan.

Fitur ini memungkinkan para pengguna untuk memberikan tanggapan kepada Grab apabila mitra pengemudi terlihat tidak sehat atau tidak menggunakan masker selama perjalanan. Grab memonitor tanggapan ini dan akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi keamanan dan kesehatan para penggunanya. Grab akan terus mengevaluasi aturan ini seiring berjalannya waktu.

Sejak awal pandemi di Indonesia, Grab telah meluncurkan gerakan #KitaVSCorona yang terdiri dari berbagai inisiatif guna mendukung upaya melawan Covid-19. Sebelumnya, Grab Banjarmasin telah membagikan masker, hand sanitizer, dan vitamin serta menyemprotkan desinfektan pada kendaraan mitra pengemudi GrabBike serta GrabCar, juga mitra merchant GrabFood.

BACA JUGA : Gantikan Angkot, Walikota Ibnu Sina Target 20 Bus Trans Banjarmasin Siap Mengaspal

Grab Banjarmasin akan terus siap dan rutin melakukan upaya sebagai bagian dari dukungan dan kerjasama dengan Pemkot Banjarmasin khususnya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di Banjarmasin.

“Grab sangat memahami bahwa kebersihan dan keamanan merupakan aspek yang penting untuk mencegah penyebaran virus. Melalui inisiatif ini, kami ingin mempertegas kembali bahwa Grab sangat peduli pada kesehatan dan keamanan dari masyarakat, terutama pelanggan dan mitra pengemudi kami,” urai Ryan lagi.(jejakrekam)

Penulis M Syaiful Riki /Rilis
Editor DidI G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.