ACT

Sempat Heboh di SMA Kristen, Ternyata Benda Mencurigakan Hanya Koran

0 128

PENEMUAN bungkusan benda yang mencurigakan awalnya diduga berisi bom, menghebohkan warga Banjarmasin. Hingga personel gabungan Polda Kalimantan Selatan dan Polresta Banjarmasin diterjunkan.

BENDA yang ditemukan di depan SMA Kristen, Jalan S Parman atau dekat warung makan Mie Temu, Banjarmasin, Senin (29/6/2020), sekitar pukul 17.50 Wita, ternyata hanya kertas koran dua bundel.

Awalnya benda yang mencurigakan itu dilaporkan Kepala SMA Kristen, Diana, karena takut jika benda itu berisi barang terlarang atau bahan peledak.

Ini dikarenakan dari laporan pelapor, ada seorang perempuan bercadar yang tidak dikenal menaruh barang di depan SMA Kristen.

BACA : Hadir di Tengah Masyarakat, Polda Kalsel Kembali Sebar 5.300 Paket Sembako

Selanjutnya, pada saat didatangi pemilik warung mie di depan sekolah, yang bersangkutan langsung pergi menaiki mobil bersama temannya yang sudah menunggu. Terlihat dalam mobil itu, ada orang laki-laki dan satu perempuan yang menaruh barang.

Agar tak terjadi sesuatu, akhirnya Polda Kalsel pun menerjunkan Tim Gegana Brimob, kawasan itu dilokasir. Sebab, benda itu sebelumnya tidak ada yang berani menyentuhnya.

Saat ditanya pemilik warung, perempuan itu hanya menjawab bahwa benda itu merupakan pesanan dari kepala sekolah tersebut. Kemudian, barang itu ditaruh dan difoto yang bersangkutan.

Akhirnya, polisi pun diterjunkan. Kawasan itu pun disterilkan dengan dipasang garis polisi agar semua orang tidak memasuki, hingga benda yang dicurigakan itu diamankan tim Gegana Satuan Brimob Polda Kalsel.

BACA JUGA : Kumpulkan Pemuka Agama se-Daha, Guru Kapuh : Terorisme-Radikalisme Bikin Islam Terfitnah

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalsel Kombes Pol Moch Rifa’i mengatakan dari hasil penyelidikan tim Gegana Satuan Brimob Polda Kalsel ternyata isi benda mencurigkan hanya koran bekas berisi dua bundel.

“Hanya berisi koran dalam dua bundel. Namun, kami melakukan penyelidik motif pelaku menaruh benda mencurigkan itu di sekolah,” kata Rifai’i singkat kepada awak media di Banjarmasin, Selasa (30/6/2020).

Sebelumnya, benda mencurigakan tersebut, berbungkus kertas kardus dengan panjang sekitar 50 centime, diletakkan di meja sebuah gazebo di halaman sekolah oleh seseorang mengenakan baju tertutup dan cadar. 

Seorang pekerja warung nasi goreng, Sarinah mengatakan, meski sempat melihat, namun tidak mengenali perempuan tersebut. Saat itu, ia juga tengah sibuk menyiapkan warung nasi goreng tempatnya bekerja.  “Bos saya,  Pak Temu yang sempat mendatangi perempuan itu saat kembali ke mobil,” ujar Sarinah. 

Sepengetahuan Sarinah, bosnya melihat ada dua laki – laki duduk di depan mobil tersebut. Sedangkan perempuan yang meletakan benda itu, duduk di kursi tengah. 

“Katanya, saat ditanya sama bos saya, ngga apa – apa. Cuman barang titipkan kepala sekolah. Dan kepala sekolah sudah tahu,” kata Sarinah. 

Kemudian, orang – orang yang meletakan benda mencurigakan itu langsung pergi. Sementara bos Sarinah, mengaku tidak memperhatikan merek mobil yang digunakan peletak benda mencurigkan. 

Masih menuut Sarinah, bosnya menghubungi kepala sekolah. Namun, kepala sekolah mengaku tidak menunggu barang titipan. 
Temuan ini, langsung dilaporkan ke polisi yang kemudian berdatangan ke lokasi. Termasuk Tim Gegana Brimob Polda Kalsel.

Kawasan sekitar sekolah sempat disterilkan. Benda mencurigkan tersebut, kemudian diamankan Tim Gegana Brimob Polda Kalsel. 
(jejakrekam)

Penulis Iman Satria/Deden
Editor DidI G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.