Ditugaskan Gelar Konferwil, PBNU Tunjuk Muhammad Tambrin Karteker Ketua PWNU Kalsel

0

KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staqut menunjuk Muhammad Tambrin menjabat Ketua Karakteker (Karteker) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Selatan.

TAMBRIN yang juga Ketua PBNU dan Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalsel ditunjuk menyusul berakhirnya masa khidmat PWNU Kalsel pada 6 September 2023 serta tidak bisa melaksanakan Konferensi Wilayah (Konferwil).

Keputusan PBNU ini tertuang dalam surat keputusan (SK) bernomor 259/PB.01/A.II.01.44/99/10/2023 tentang Penunjukan dan Pengesahan Karakteker PWNU Kalsel tertanggal 26 Oktober 2023/11 Rabiul Akhir 1445 H, dan berakhir pada 26 April 2023.

Selain Ketum PBNU membubuhkan tanda tangannya, SK ini juga diteken oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Katib Aam KH Akhmad Said Asrori serta Sekjen PBNU Syaifullah Yusuf di Jakarta.

BACA : Terbelah Jadi 2 Kubu, Syaifullah Tamliha Siap Ikuti Permainan Di Balik Tertundanya Konferwil NU Kalsel

SK PBNU ini juga mencabut SK Nomor 223a/A. A.II.04/06/2023 tanggal 17 Dzulqo’dah 1444 H/6 Juni 2023 M tentang Perpanjangan Masa Khidmat PWNU Kalimantan Selatan. Hal ini berdasar hasil keputusan Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU pada 14 Muharram 1445 H/1 Agustus 2023 M.

Personalia Karakteker PWNU Kalsel menggantikan kepengurusan sebelumnya; Abdul Hasib Salim dan Berry Nahdian Forqan ditetapkan oleh PBNU. Sebagai Ketua Karakteker PWNU Kalsel H Muhammad Tambrin dengan Wakil Ketua H Ishfah Abidal Aziz, Sekretaris H Faisal Saimima dan Wakil Sekretaris Teddy Suryana dengan 12 anggota ditugaskan melaksanakan Konferwil PWNU Kalsel paling lambat 6 bulan dan melaporkan hasilnya ke PBNU.

BACA JUGA : Salah Prosedur, PBNU Perintahkan Konferwil IX NU Kalsel di Ponpes Rakha Ditunda

Personalia Karteker PWNU Kalsel yang ditunjuk oleh PBNU. (Foto tangkapan layar)

————

“Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Apabila dalam penetapannya terdapat perubahan dan/atau kekeliruan, SK ini akan ditinjau kembali sebagaimana mestinya,” begitu bunyi diktum keempat dalam SK PBNU tersebut.

Mantan calon Ketua PWNU Kalsel Syaifullah Tamliha mengapresiasi sikap PBNU yang telah tegas menegakkan aturan organisasi NU dengan membentuk karakteker atau karteker dari PBNU.

BACA JUGA : Konferwil Sudah Gagal, Eks Ketua NU Kalsel Minta PBNU Segera Tunjuk Caretaker

“Dengan begitu, dalam menghadapi Pemilu (legislatif) dan Pilpres 2024, PWNU Kalsel bebas dari dari kepentingan parpol tertentu (PDIP) yang selama ini menjadi pengurus NU Kalsel,” ucap Syaifullah Tamliha kepada jejakrekam.com, Kamis (9/11/2023).

Dia menyebut Abdul Hasib Salim dan Berry Nahdian Forqan yang sebelumnya Ketua dan Sekretaris Tanfidziyah PWNU Kalsel merupakan politisi PDI Perjuangan.

BACA JUGA : Bantah Konferwil IX Dibekukan, Hasib Sebut Masa Jabatan Ketua NU Kalsel Diperpanjang PBNU

“Termasuk pula, Teddy Suryana yang menjadi Wakil Sekretaris Karakteker PWNU Kalsel merupakan Ketua DPC PDIP Hulu Sungai Utara dan anggota DPRD HSU dari PDI Perjuangan dan mencalonkan kembali pada Pemilu 2024. Namun, saya memakluminya karena yang bersangkutan merupakan Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Kalsel,” imbuh anggota DPR RI dari Fraksi PPP ini.(jejakrekam)

Penulis Iman Satria
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.