Pimpin HUT ke-72 Polairud, Kapolda Kalsel Heningkan Cipta untuk Korban Kecelakaan Helikopter Polri

0

MOMENTUM Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kepolisian Air dan Udara (Polairud) digelar secara sederhana di Mako Korpolairud Polda Kalsel, Jalan Teluk Tiram, Kelurahan Telawang, Banjarmasin, Senin (5/12/2022).

KAPOLDA Kalsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi mengatakan, upacara HUT Polairud ke-72 yang dipusatkan di Banjarmasin, kali ini dilaksanakan dengan sederhana. Peringatan HUT ini ditandai dengan pengenaan seragam loreng-loreng didominasi perpaduan pixel (kotak-kotak) warna biru, dihiasi aksen coklat dan putih.

Hal ini demi menghormati dan mengenang para korban awak helikopter NBO 105 nomor register P-1103 milik Polri yang mengalami mengalami kecelakaan di perairan Buku Limau, Manggar, Belitung Timur, Bangka Belitung pada 27 November 2022 lalu. Diketahui, helikopter dipiloti AKP Arif Rahman Saleh tersebut hilang kontak saat terbang dari Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalteng menuju ke Tanjung Pandan.

BACA : Polairud Polda Kalsel Sikat 8 Pengedar Narkotika dan Psikotropika di Bantaran Sungai

“Kami mengheningkan cipta sejenak mendoakan mereka yang gugur dalam bertugas. Saya juga mengingatkan kepada anggota Polairud agar melaksanakan perintah dari pimpinan Polri, termasuk menyukseskan program pemerintah khusunya di kawasan maritim,” ucap jenderal bintang dua ini, usai upacara.

Di Kalsel, menurut Andi Rian, jajaran polisi Polairud tidak hanya berbicara peisir laut, namun banyak juga sungai. Tentu masyarakat di pesisir sungai menjadi sasaran pelayanan dari Ditpolairud Polda Kalsel.

“Polairud Polda Kalsel sudah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang modern. Ada beberapa kapal dimiliki, bahkan  peralatan SAR perairan dilengkapi oleh Mabes Polri,” papar mantan Direktur Tipidum Bareskrim Mabes Polri ini.

BACA JUGA : Tindak Tegas BBM Ilegal, Pertamina Beri Penghargaan Kepada Direktorat Polairud Polda Kalsel

Demi memeriahkan HUT Polairud ke-72, Kapolda Kalsel menyampaikan telah memberangkatkan umrah 10 masyarakat pesisir. “Ini merupakan bentuk perhatian kita kepada masyarakat dan semoga menjadi berkah bagi mereka,” kata Andi Rian.

Suyati, warga pesisir Banjarmasin yang telah bekerja 20 tahun di Pos Polairud Mantuil tidak menyangka dirinya salah satu dari 10 orang yang diberangkatkan umrah. Dia mengaku sempat ditanya data pribadi oleh anggota Polairud dan tiba-tiba saja disuruh berangkat umrah ke Tanah Suci Mekkah-Madinah, Arab Saudi.(jejakrekam)

Penulis Iman Satria
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.