Dibanding Debitur Korporasi, BPKP Sentil Porsi Kredit bagi UMKM dari Bank Kalsel Masih Minim

0

KEPALA Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Selatan Rudy M Harahap mengungkapkan kontribusi Bank Kalsel masih rendah dalam pembangunan Banua.

“KONTRIBUSI Bank Kalsel dalam menyalurkan porsi kredit yang diberikan kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masih minim. Kesenjangannya terlihat dari porsi ke debitur inti yang cukup besar,” kata Kepala Perwakilan BPKP Kalsel Rudy M Harahap dalam keterangannya, Rabu (9/11/2022).

Pernyataan Rudy ini usai mengikuti Shareholder Conference Bank Kalsel di Taman Siring Km 0 Banjarmasin, Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin. Shareholder Conference Bank Kalsel ini mengambil tema Peran Bank Kalsel dalam Transformasi Digital UMKM untuk mendukung Stabilitas Ekonomi Kalimantan Selatan yang diikuti seluruh kepala daerah, jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Bank Kalsel.

BACA : Pertahankan Pemegang Saham Kedua Bank Kalsel, Pemkot Banjarmasin Dapat Dividen 12 Persen

Untuk itu, Rudy mengingatkan agar seluruh kepala daerah sebagai pemilik saham Bank Kalsel bisa menjaga governance, risk, and compliance (GRC) Bank Kalsel, terutama memastikan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi.

“Dewan Komisaris dan Direksi harus diisi dengan lengkap dan tidak sering dilakukan pergantian. Soalnya, penggantian Dewan Komisaris dan Direksi akan menghambat kinerja (performance) Bank Kalsel dalam jangka pendek dan panjang,” kata Rudy.

BACA JUGA : Gelar RUPS, Laporan Pertanggungjawaban Bank Kalsel Diterima Seluruh Pemegang Saham

Masih kata Rudy, berdasar hasil evaluasi BPKP terkait GRC dan kinerja Bank Kalsel, hampir seluruh indikator menunjukkan trend membaik dari tahun 2017 – 2021.

“Namun, pentingnya peningkatan porsi kredit UMKM untuk meningkatkan kontribusi Bank Kalsel terhadap pembangunan daerah,” ucap Rudy.

Menurut dia, porsi kredit ke UMKM masih terlalu kecil jika dibandingkan dengan porsi kredit yang diberikan kepada sektor koporasi, terutama debitur inti.

BACA JUGA : Disuntik 5 APBD, DPRD-Pemkot Banjarmasin Setuju Setor Modal Rp 70 Miliar ke Bank Kalsel

“Dari perhitungan rasio yang ada, masih terdapat peluang dana untuk kepentingan UMKM tersebut. Ke depan, Bank Kalsel harus meningkatkan GRC dan kinerjanya dan memberikan kontribusi yang maksimal kepada pembangunan daerah di wilayah Kalimantan Selatan,” tutur Rudy.

Menurut dia, Bank Kalsel juga  benar-benar terasa hadir dan bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan.(jejakrekam)

Penulis Balsyi
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.