Mama Bungas Rebut Juara I Karnaval BSF 2022, Atraksi Defile Peserta Pukau Para Penonton

0

TERINSPIRASI dari Jember Fashion Carnaval (JFC), even tahunan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 2022 ini berbeda dengan dua tahun sebelumnya ketika pandemi Covid-19 masih melanda kota seribu sungai.

BERAGAM kreasi dalam busana peserta parade karnaval BSF 2022 ini memukau lautan pasang mata yang menonton saat mereka melintas di ruas Jalan RE Martadinata, depan Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (1/9/2022).

Tak hanya diikuti para aparatur sipil negara (ASN) lingkungan Pemkot Banjarmasin, serta siswa sekolah, ternyata masyarakat umum pun ikut memeriahkan karnaval dengan balutan pakaian unik dan nyentrik itu.

Para peserta menampilkan defile yang mencerminkan tren busana dalam BSF. Seperti ada yang memeragakan busana putri dengan sayap-sayap mengepak, pintu gerbang Km 6, jukung serta menara pandang yang menjadi ikon Banjarmasin.

BACA : Lenggak-Lenggok Ala Karnaval Sasirangan, Dina Maulina Asal Banjarbaru Rebut Juara Pertama

Demi memeriahkan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-496 dalam balutan pesta rakyat, para peserta karnaval BSF 2022 ini berkeliling kota dari siring Balai Kota Banjarmasin, Jalan RE Martadinata. Karena kebanyakan para peserta mengenakan balutan busana bermotif sasirangan, akhirnya dari lautan manusia itu berubah jadi lautan sasirangan dalam BSF 2022 kali ini.

Even ini tentu berbeda dengan BSF 2021 yang digelar terbatas di sebuah hotel berbintang di bilangan Jalan A Yani Km 2, Banjarmasin, beberapa tahun lalu. Kostum defile para peserta pun menjadi sorotan para penonton. Karena, disuguhkan begitu unik, demi menunjukkan daya kreativitas para peserta.

BACA JUGA : Luncurkan Baiman Store, BSF Ditarget Upaya Awal Pemulihan Ekonomi Banjarmasin

Walikota Ibnu Sina bersama Wakil Walikota Arifin Noor didampingi Ketua  Dekranasda Kota Banjarmasin, Hj Siti Wasilah dan Wakil Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin, Hj Hardiyanti, ikut membaur dalam peserta karnaval.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang mencintai sasirangan, kalau bukan sekarang, kapan lagi kita mengangkat marwah dan bangga dengan sasirangan, yang merupakan warisan budaya Nusantara dari Kota Banjarmasin,” ucap Walikota Banjarmasin.

BACA JUGA : Fashion Show Street Ke-3 Dan Road To Banjarmasin Sasirangan Festival Ke-6 Di Kota Lama Tempoe Doloe

Dengan beragam kreasi itu, Ibnu Sina pun mengaku bangga dan mengapresiasi karena gelaran karnaval BSF 2022 terbilang sukses, karena bisa mengangkat derajat dan marwah kain sasirangan.

Tampilan defile peserta Karnaval BSF 2022 di Jalan RE Martadinata yang busana unik memukau para penonton. (Foto Prokom Banjarmasin)

“Semoga spirit ini bisa membuat kita bangga basasirangan, mencintai sasirangan sesuai dengan gerakan nasional, bangga buatan Indonesia,” ucap Ibnu Sina.

Gelaran BSF 2022 ini merupakan even keenam, usai digeber pada 2017 silam. Meski lokasinya kini berpindah dari kawasan Siring Menara Pandang Jalan Piere Tendean ke Jalan RE Martadinata, toh tidak memudarkan kemeriahannya, karena even ini memperkenalkan khazanah adat budaya Banjar, lewat kain sasirangan.

BACA JUGA : Berlangsung Seru, Yasin-Talia Menangi Pemilihan Putra-Putri Sasirangan Banjarmasin 2022

Sebagai kain warisan para bangsawan Banjar, Ibnu Sina mengatakan busana sasirangan pun menjadi pakaian wajib bagi ASN dan jajarananya di Pemkot Banjarmasin.

“Kita sebagai warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memiliki kearifan lokal berupa kain sasirangan, sehingga kita juga wajib mencintainya, memakainya dalam kehidupan sehari. Di jajaran pemerintah kota, setiap hari Kamis menggunakan sasirangan, dan sebulan sekali menggunakan sasirangan pewarna alam,” beber Ibnu Sina.

Dalam even karnaval BSF 2022 ini, para peserta dinyatakan berhak meraih titel juara adalah dinilai dari kategori kostum. Walhasil, Mama Bungas (peserta nomor 16) merebut nilai tertinggi dengan 355 poin sehingga ditahbiskan sebagai juara I dalam karnaval BSF 2022 ini.

BACA JUGA : Puluhan Pelaku UMKM Ikuti Festival Sasirangan di Balai Kota Banjarmasin   

Menyusul Mama Bungas, peserta ARM Project (nomor peserta 29) merebut posisi kedua dengan nilai 350. Di rangking ketiga ditempati peserta dari SMPN 7 Banjarmasin dengan 340 poin. Sedangkan, juara terbaik 3 , dengan nilai 340, adalah nomor peserta 38, atas nama SMPN 7 Banjarmasin.

Masing-masing juara harapan 3, dengan nilai 305 adalah nomor peserta 36, atas nama Abhinaya Team.  Juara harapan 2, dengan nilai 310, adalah nomor peserta  06, atas nama Barikit. Juara harapan 1, dengan nilai  320, adalah nomor peserta 28, atas nama Tinggle One.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Ipik Gandamana

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.