Diawali Pasar Tungging Belitung, Walikota Banjarmasin Target 26 Pasar Terapkan Aplikasi QRIS

0

PASAR Tungging Belitung mengawali penerapan aplikasi sehat inovatif dan aman pakai (SIAP) QRIS. Peluncuran ini menandai pasar-pasar tradisional akan menerapkan metode pembayaran uang digital.

QUICK Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code. QRIS sendiri dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjag​a keamanannya.

Metode QRIS ini dikerjasamakan Pemkot Banjarmasin dengan BI Perwakilan Kalsel saat diluncurkan di Pasar Tungging, Jalan Belitung Darat, Kuin Cerucuk Banjarmasin, Selasa (13/9/2022).

BACA : Mulai 13 Desember, Dua Pasar Tradisional Banjarmasin Tak Lagi Gunakan Kantong Plastik

Launching aplikasi QRIS dilakukan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina didampingi  Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Selatan, Bimo Epyanto serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar.

“Peluncuran aplikasi SIAP QRIS di Pasar Tungging merupakan wujud nyata Pemkot Banjarmasin dalam meningkatkan kemudahan bertransaksi penjual dan pembeli dengan pembayaran bon tunai melalui aplikasi online berupa scan barcode,” ucap Walikota Ibnu Sina.

BACA JUGA : Giat Retribusi Pelayanan Pasar, Disperdagin Banjarmasin Segel Toko/Kios Penunggak

Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel ini pun mengapresiasi keterlibatan Bank Indonesia dan BNI 46 yang selama berkolaborasi dalam membina transformasi uang manual ke uang digital. “Usai di Pasar Tungging, nanti semua pasar yang ada di Banjarmasin akan diterapkan model serupa,” ucap Ibnu Sina.

Berdasar data ada 26 pasar yang ada di Kota Banjarmasin didorong mengikuti jejak Pasar Tungging. “Sebab, model pembayaran QRIS ini memudahkan proses transaksi yang cepat, murah, mudah dan andal serta lebih efesien dalam bertransaksi,” kata mantan anggota DPRD Kalsel ini.

BACA JUGA : Pasar Tungging Malam adalah Katup Pengaman Ekonomi Daerah

Hal ini diharapkan Ibnu Sina bisa menggeliatkan kembali perekonomian Banjarmasin pasca dua tahun dihantam pandemi Covid-19, menuju pemulihan seperti sedia kala.(jejakrekam)

Penulis Sirajuddin
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.