Bergaji Rp 20 Juta per Bulan, Dibuka Lowongan bagi Perawat-Bidan Bekerja ke Jepang

1

PEMKOT Banjarmasin membuka lowongan kerja bagi lulusan D3/D4 hingga S1 sederajat keperawatan dan kebidanan untuk dikirim bekerja ke Jepang. Gajinya pun lumayan menggiurkan rata-rata Rp 20 juta per bulan.

PENDAFTARAN special skill worker (SWW) atau tokuteiginou ini terbuka untuk regional Kalimantan. Masa pendaftaran telah dibuka pada 1-15 September 2022 bertempat di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Jalan Pramuka Komplek Tirta Dharma, Banjarmasin.

Untuk pengumuman lengkap dapat diakses atau diunduh ke link https://bit.ly/caregiver_japan2022 atau scan barcode pada gambar.

“Penempatan perawat lansia/caregiver di Jepang ini merupakan tindaklanjuti kesepakatan (memorandum of understanding) Pemkot Banjarmasin dengan pemerintah Jepang pada 2019 lalu,” ucap Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Banjarmasin, Machli Riyadi kepada jejakrekam.com, Rabu (7/9/2022).

BACA : Potensi Nakes Di Kota Banjarmasin Dikembangkan Hingga Ke Negara Jepang

Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Banjarmasin ini mengungkapkan penerimaan perawat lansia itu buah dari penjajakan yang dilakoni Walikota Ibnu Sina ke Jepang, beberapa waktu lalu.

“Saat itu, Pak Walikota didampingi Asisten I Doyo Pudjadi dan saya saat menjabat Kepala Dinkes Banjarmasin bertolak ke Jepang. Tentu saja, dengan terbukanya peluang kerja bisa menciptakan lapangan kerja bagi warga Banjarmasin dan Kalimantan yang lulusan keperawatan atau bidan,” kata Machli.

BACA JUGA : Ingin Ikut Program Magang ke Jepang? Bisa Daftarkan Diri ke LPK Multi Karya

Dia menyebut hal itu merupakan gagasan Walikota Ibnu Sina agar para bidan dan perawat regional Kalimantan bisa bekerja ke luar negeri, terkhusus ke Jepang.

“Jadi, lowongan kerja bukan hanya untuk warga Banjarmasin. Dalam regional Kalimantan, silakan saja berasal dari Kalsel, Kalteng, Kalbar, Kaltim dan Kaltara untuk mendaftarkan diri ke Dinkes Kota Banjarmasin,” tutur Machli.

BACA JUGA : Banjar dan Balangan Siap Bersinergi Kembangkan Komoditi Porang

Mantan Ketua Bidang Hukum Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Kalsel ini mengatakan kerjasama dengan Jepang itu merupakan strategi untuk membangun sumber daya manusia kesehatan. Terutama, bisa belajar pengalaman di negara maju sekelas Jepang.

“Jadi, tidak hanya terbatas membangun SDM tetapi juga peningkatan bagi seluruh tenaga kesehatan yang ada di Pemkot Banjarmasin,” katanya.

BACA JUGA : Perlindungan Hukum dan Penyelesaian Tindakan Kekerasan Terhadap Nakes

Dia memastikan pada Selasa (13/9/2022) bertempat di Hotel Galaxi (Golden Tulip) Banjarmasin, perwakilan dari Jepang akan datang ke Kota Seribu Sungai. Mereka akan mengisi seminar dengan mengundang 300 tenaga kesehatan sekaligus menyambut Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-496.

“Kami imbau kesempatan ini jangan dilewatkan. Sebab, gaji yang ditawarkan pemerintah Jepang sangat menggiurkan berkisar Rp 18 juta hingga Rp 20 juta (kurs Rupiah ke Yen Jepang). Kontrak kerja minimal lima tahun,” pungkas Machli.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi
1 Komentar
  1. MARLINA NABABAN berkata

    Pagi pak..
    Untuk sekitar Banjarmasin gak ada lowongan kerja bagi Bidan Desa pak.. saya sudah lama nganggur diBanjarmasin khususnya daerah Kab. Tapin … Saya ingin sekali jd Bidan Desa pak..
    Bisalah kasi Info loker Bagi Bidan Desa gitu pak…
    Semoga bapak membaca permohonan saya ini.. terimakasih

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.