Digelontor Dana APBD 2022 Rp 19 Miliar, Tribun Inggris Stadion 17 Mei Direnovasi

0

MEGAPROYEK renovasi Stadion 17 Mei di Jalan Jafri Zamzam, Teluk Dalam, Banjarmasin kembali dilanjutkan Pemprov Kalimantan Selatan.

USAI sempat terhenti pada 2021 akibat hantaman pandemi Covid-19, kini proyek stadion kebanggaan warga Banua yang sempat jadi basecamp PS Barito Putera ini dilanjutkan.

Mengutip dari data LPSE Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel telah menggelontorkan anggaran segede Rp 19 miliar lebih dari APBD 2022.

Proyek ini telah dilelang terbuka pada 7 Februari 2022 untuk pekerjaan fisik renovasi tahap I Tribun Inggris di Stadion 17 Mei, ditawar 61 peserta tender. Hingga akhirnya, PT Citra Karya Agung dari Banda Aceh ditetapkan sebagai pemenang karena berani menawar rendah dari pagu anggaran sebesar Rp 19.030.720.700,00 menjadi lewat harga negosiasi Rp 17.238.905.193,06.

BACA : Sudah Telan Dana Puluhan Miliar dari APBD Kalsel, Kapan Renovasi Stadion 17 Mei Selesai?

Tak cukup itu, Dinas PUPR Provinsi Kalsel juga melelang proyek konsultan pengawas Stadion 17 Mei sebesar Rp 900 juta. Tender ini dimenangkan PT Sigma Rekatama Consulindo dari Sidoarjo, Jawa Timur dengan harga negosiasi Rp 775.612.500.

Proyek ini pun masuk dalam program pendampingan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel usai diusulkan Dinas PUPR Provinsi Kalsel.

Kepala Seksi Penkum Kejati Kalsel Romadu Novelino mengatakan proyek renovasi Stadion 17 Mei masuk dalam program pendampingan, khususnya dalam mengawasi agar sesuai koridor hukum.

“Kami kawal agar proyek ini dikerjakan tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran. Termasuk, meminalisir potensi penyimpangan,” ucap Romadu.

BACA JUGA : Stadion 17 Mei Belum Rampung Karena Terkendala Anggaran, Masyarakat Diharap Bersabar

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel Hermansyah mengakui jika proyek renovasi Tribun Inggris di Stadion 17 telah digarap, usai dilelang Dinas PUPR Kalsel.

“Urusan proyek renovasi tribun Inggris di Stadion 17 Mei langsung ditangani Dinas PUPR Kalsel. Kabarnya, proyek ini merupakan tahap pertama, karena memang bagian itu saja yang belum rampung digarap,” ucap Hermansyah kepada jejakrekam.com, Selasa (5/7/2022).

Untuk diketahui, megaproyek renovasi Stadion 17 Mei sebenarnya ditarget rampung akhir Desember 2020 lalu. Namun, akibat pandemi Covid-19 datang, akhirnya tertunda.

BACA JUGA : Renovasi Stadion 17 Mei Ditarget Rampung Sebelum Akhir Desember Nanti

Gara-gara Stadion 17 Mei ini direnovasi, PS Barito Putera terpaksa sempat memindahkan basecamp ke Stadion Demang Lehman, Martapura untuk berlaga di Liga 1 Indonesia. Bahkan, terpaksa memakain stadion yang ada di Pulau Jawa.

Berdasar data data LPSE Provinsi Kalimantan Selatan, sebenarnya sejak 2013 sudah digarap perencanaan renovasi Stadion 17 empunya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel senilai Rp 340 juta dari APBD Kalsel 2013. Termasuk, penyusunan dokumen upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan (UKL/UPL) bernilai Rp 150 juta dan konsultan manajemen konstruksi sebesar Rp 441 juta lebih.

BACA JUGA : Tinjau Stadion 17 Mei, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Kecewa

Hingga proyek renovasi Stadion 17 dimulai pada APBD 2014 dengan anggaran Rp 19,5 miliar digarap PT Adhi Karya (Persero) asal Balikpapan. Kemudian, ada lagi proyek DED Stadion 17 Mei bernilai Rp 481 juta lebih dikerjakan CV Praktira Konsultan.

Cukupkah? Melalui pos Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel pada APBD 2019 dialokasikan dana Rp 13,4 miliar untuk belanja modal dan renovasi sarana dan prasarana di Stadion 17 Mei dimenangkan PT Mirtada Sejahtera asal Banda Aceh.

BACA JUGA : Batas Akhir 23 Desember, Kontraktor Tak Bisa Selesaikan Proyek Stadion 17 Mei

Hingga proyek renovasi plus konsultan pengawas tahap II kembali dikelola Dinas PUPR Kalsel. Nilainya cukup fantastis mencapai Rp 43,5 miliar, namun dinegosiasi pemenang kontrak, PT Sinar Cerah Sempurna asal Semarang seharga Rp 36,4 miliar lebih. Sedangkan, konsultan pengawas dikucurkan dana Rp 1 miliar lebih digarap PT Tema Karya Mandiri Palangkaraya. Semua sumber dana itu berasal dari APBD Kalsel tahun 2020.

Nah, jika ditotal dari semua rangkaian proyek baik perencanaan maupun pekerjaan fisik baik ada di Dinas PUPR Kalsel maupun Dispora Kalsel telah menelan dana puluhan miliar.(jejakrekam)

Penulis Iman Satria/Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.