Sudah Telan Dana Puluhan Miliar dari APBD Kalsel, Kapan Renovasi Stadion 17 Mei Selesai?

0

SEMPAT ditarget pada akhir Desember 2020 lalu, megaproyek renovasi Stadion 17 Mei di Jalan Jafri Zamzam, Kelurahan Teluk Dalam, Banjarmasin Barat, ternyata hingga kini belum rampung.

DARI ruas jalan besar, pagar pembatas Stadion 17 Mei ditutup. Hanya ditempel spanduk berisi gambar maket stadion didominasi warna kuning berstandar internasional. Termasuk, ada tulisan Barito Putera di tribun VIP.

Nah, dari luar juga terlihat pilar tribun berwarna kuning. Sementara, tak ada lagi aktivitas pembangunan atau pekerjaan fisik di Stadion 17 Mei 2021. Markas PS Barito Putera, kesebelasan kebanggaan Banua ini gara-gara proyek renovasi Stadion 17 Mei harus pindah ke Stadion Demang Lehman, Martapura saat berlaga di kompetisi kasta tertinggi, Liga 1 Indonesia.

Dikutip dari data LPSE Provinsi Kalimantan Selatan, sejak 2013 sudah digarap perencanaan renovasi Stadion 17 empunya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel senilai Rp 340 juta dari APBD Kalsel 2013. Termasuk, penyusunan dokumen upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan (UKL/UPL) bernilai Rp 150 juta dan konsultan manajemen konstruksi sebesar Rp 441 juta lebih.

BACA : Stadion 17 Mei Belum Rampung Karena Terkendala Anggaran, Masyarakat Diharap Bersabar

Hingga proyek renovasi Stadion 17 dimulai pada APBD 2014 dengan anggaran Rp 19,5 miliar digarap PT Adhi Karya (Persero) asal Balikpapan. Kemudian, ada lagi proyek DED Stadion 17 Mei bernilai Rp 481 juta lebih dikerjakan CV Praktira Konsultan.

Cukupkah? Melalui pos Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel pada APBD 2019 dialokasikan dana Rp 13,4 miliar untuk belanja modal dan renovasi sarana dan prasarana di Stadion 17 Mei dimenangkan PT Mirtada Sejahtera asal Banda Aceh.

Hingga proyek renovasi plus konsultan pengawas tahap II kembali dikelola Dinas PUPR Kalsel. Nilainya cukup fantastis mencapai Rp 43,5 miliar, namun dinegosiasi pemenang kontrak, PT Sinar Cerah Sempurna asal Semarang seharga Rp 36,4 miliar lebih. Sedangkan, konsultan pengawas dikucurkan dana Rp 1 miliar lebih digarap PT Tema Karya Mandiri Palangkaraya. Semua sumber dana itu berasal dari APBD Kalsel tahun 2020.

Nah, jika ditotal dari semua rangkaian proyek baik perencanaan maupun pekerjaan fisik baik ada di Dinas PUPR Kalsel maupun Dispora Kalsel telah menelan dana puluhan miliar.

BACA JUGA : Renovasi Stadion 17 Mei Ditarget Rampung Sebelum Akhir Desember Nanti

Kepala Dispora Provinsi Kalsel Hermansyah mengakui saat ini megaproyek Stadion 17 Mei yang telah menelan dana puluhan miliar itu belum selesai.

“Sebenarnya, tahun 2021 ini, proyek renovasi Stadion 17 Mei mau dilanjutkan lagi. Namun, karena dana yang ada di APBD Kalsel dialihkan untuk penanganan Covid-19, banjir serta dana untuk pemilihan kepala daerah (pilkada), makanya proyek renovasi Stadion 17 Mei ditunda,” ucap Hermansyah kepada jejakrekam.com, Rabu (7/7/2021).

Mantan pejabat Pemkot Banjarmasin ini mengakui ada beberapa progress atau kemajuan dari proyek fisik di Stadion 17 Mei, seperti telah berdirinya tribun VIP dan fasiltias lainya.

“Tahun depan, kami akan usulkan beberapa fasilitas yang belum digarap di Stadion 17 Mei seperti Tribun Inggris serta lintasan atletik yang harus diperbaiki,” kata Hermansyah.(jejakrekam)

Pencarian populer:kabar stadion 17 mei 19 november 2021,Stadion 17 mei di lanjutkan
Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.