Jaring Atlet Petembak Muda Potensial, Perbakin Kalsel Minta Lapangan Menembak Segera Dibangun

0

PENJARINGAN atlet-atlet petembak potensial terus dilakukan Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kalimantan Selatan.

UPAYA ini dilakukan Perbakin Kalsel agar tumbuh kembang atlet muda berbakat yang bisa mengikuti ajang menembak berskala nasional maupun internasional ke depan.

Diikuti 72 peserta dari 7 Pengcab/Pengkot se- Kalsel, scoring atau latihan gabungan dalam bentuk pertandingan ini digelar di Lapangan Tembak Perbakin, Jalan AES Nasution, Kampung Gedang, Banjarmasin, Minggu (26/6/2022).

Pertandingan terbagi menjadi dua kategori. Yakni, kategori pistol, dan senapan, adapun kelas yang dipertandingkan yakni Super Youth, Youth, Junior, dan Senior.

Sekertaris Umum Perbakin Kalsel, Sudirno mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Perbakin Kalsel yang mencanangkan aktivitas latihan gabungan per tiga bulan sekali.

BACA : Singgung Prestasi PON Papua, Gubernur Kalsel Minta KONI Mampu Bawa Perubahan

“Saat ini, kami tengah fokus mempersiapkan atlet muda potensial untuk turut ambil bagian menuju Olimpiade Paris 2032 mendatang sebagaimana arahan dari Kemenpora,” papar Sudirno kepada awak media di Banjarmasin, Minggu (26/6/2022).

Sementara itu, Pelatih Kepala Perbakin Kalsel Darmawan Budiman mengatakan,dalam waktu dekat Perbakin Kalsel akan mengikuti ajang Kapolri Cup dan Anniversary Perbakin Cup 2022.

“Oleh karena itu, dalam latihan gabungan ini kami seleksi untuk mengikuti event tersebut. Yang diberangkatkan adalah meraih hasil dari scoring tertinggi. Jadi, atlet yang ikut benar-benar terukur, karena olahraga kita ini olahraga terukur,” kata Darmawan.

BACA JUGA : Hanya Bawa Pulang 4 Emas di PON Papua, Kinerja KONI Kalsel Jadi Sorotan

Diakuinya, atlet petembak Kalsel cukup disegani di nasional, pada PON Papua XX 2021 lalu Kalsel mendapat medali perak dan perunggu. Bahkan, pada PON Jawa Barat XIX 2016, Kalsel merebut 4 medali emas. “Menembak termasuk cabang olahraga unggulan di Kalsel,” katanya.

Hanya saja, Darmawan mengakui justru ironis dengan segudang prestasi itu ternyata Kalimantan Selatan belum punya lapangan menembak. “Saya sendiri sudah jadi pelatih sejak PON Kaltim XVII-2008 hingga sekarang. Sejak itu, kita latihan memakai lapangan pribadi, dulu bahkan kita pernah latihan di bengkel,” ucap Darmawan.

BACA JUGA : Muaythai Kalsel Raih Medali Perunggu PON Papua

Ia mendengar kabar bahwa Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel merencanakan bakal segera membangun lapangan tembak di Banua.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini lapangan menembak bisa dibangun di Kalsel. Jadi, para atlet bisa latihan rutin tanpa harus memikirkan adanya lapangan menembak,” imbuh Darmawan.(jejakrekam)

Penulis Iman Satria
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.