Suguhkan Legenda Pulau Balik Sumpah, Sanggar Bunga Tanjung Pulau Laut Tampil Totalitas

0

TAK pernah ditampilkan sejak 1994, kali dalam Ragam Pesona Budaya Banjar Tahun 2022, Sanggar Bunga Tanjung Pulau Laut dari Kabupaten Kotabaru, unjuk diri.

TAMPIL dengan totalitas di Panggung Terbuka Bakhtiar Sanderta, Jalan Brigjen Hasan Basry, Kayutangi, Jumat (24/6/2022) malam, mendapat sambutan hangat ratusan penonton.

Dibuka dengan musik panting, Sanggar Bunga Tanjung Pulau Laut menyuguhkan Teater Japin Anak Delapan dengan tema Legenda Pulau Balik Sumpah.

Legenda ini menceritakan sebuah Kerajaan Pulau Halimun yang dipimpin seorang Raja Sambu Batung dibantu sang adik bernama Sambu Ranjana. Mahkota kerajaan diserahkan oleh ayahanda yaitu Raja Pakurindang karena sudah tua dan pergi bertapa, Kerajaan Pulau Halimun tentram dan damai dengan hasil lautnya.

BACA : Panggung Terbuka Ragam Pesona Budaya Banjar Tahun 2022 Digelar Taman Budaya Provinsi Kalimantan

Suatu ketika Dayun pengasuh dari anak delapan menghadap Raja, dan memberitahukan akan kedatangan tamu dari kerajaan asing (Kerajaan Banjar) dengan cara menembus mantera dinding penyibak halimun Kerajaan Pulau Halimun.

Atraksi tarian dan legenda yang ditampilkan Sanggar Bunga Tanjung Pulau Laut yang totalitas di hadapan ratusan penonton di Taman Budaya Kalsel.

Dengan sigap, Raja memerintahkan Dayun agar memanggil Anak Delapan yang berada di penjuru delapan mata angin. Mereka merupakan simbol kekuatan Kerajaan Halimun. Mereka sudah dilatih dan dipersiapkan dalam hal ilmu ketatanegaraan, kanuragan (beladiri) serta keahlian lainnya.

BACA JUGA : Taman Budaya Kalsel Kemas Festival Karawitan Banjar Layaknya Konser Musik Modern

Raja memerintahkan Dayun agar Anak Delapan menunjukkan keterampilan mereka masing-masing. Singkat cerita, Kerajaan Halimun masuk Islam usai ditaklukkan Kerajaan Banjar.

Ditemui usai pertunjukan, Sutradara sekaligus Pelatih Tari, Rahmadi mengatakan teataer malam ini sedikit dikolaborasikan dengan tarian. Ini agar tampilan bisa lebih menarik. Namun, tetap dimainkan secara utuh.

“Kami berharap generasi muda bisa lebih menggeluti seni tradisi agar bisa mengenalkan kebudayaan,” kata Rahmadi kepada jejakrekam.com, Jumat (24/6/2022) malam.

BACA JUGA : Ada 250 WBTb Belum Ditetapkan, Kepala Taman Budaya Suharyanti Bilang Tugas Disdikbud Kalsel

Dipandu Aldino Yoga Monavia C (Adul Pikap/Nanang Yoga), Irisa (Cuir) dan Giffari pegelaran ditutup dengan kebiasaan dari Teater Japin Anak Delapan. Yakni, pesta hiburan rakyat yang diaplikasikan mengajak penonton ikut menari.

Panggung Terbuka Ragam Pesona Budaya Banjar Tahun 2022 ini digelar Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Kemendikbud RI melalui UPTD Taman Budaya Kalsel.(jejakrekam)

Penulis Iman Satria

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.