Kawal Bendum PBNU Mardani H Maming, 1.000 Banser Dikerahkan ke PN Tipikor Banjarmasin

0

KETUA PW Gerakan Pemuda Ansor Kalimantan Selatan Teddy Suryana memastikan 1.000 personel Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser) akan dikerahkan ke PN Tipikor Banjarmasin.

GELAR pasukan Banser ini akan dikonsolidasikan dari Gedung Dakwah NU, Jalan Achmad Yani Km 12, Gambut untuk selanjutnya menuju ke PN Tipikor Banjarmasin, Jalan Pramuka, guna mengawal persidangan kesaksian Bendahara Umum (Bendum) PBNU Mardani H Maming, Senin (25/4/2022).

Pengerahan pasukan Banser ini ditegaskan Teddy Suryana guna mengawal Bendahara Umum PBNU tersebut sebagai saksi dalam perkara suap IUP batubara yang menjerat mantan Kepala Dinas ESDM Tanah Bumbu, Raden Dwidjono Putrohadi Sutopo.

BACA : NU Perintahkan Ansor-Banser Kawal Sidang Kesaksian Mardani H Maming Di PN Tipikor Banjarmasin

“Banser Ansor di Kalsel tetap satu komando. Ini gerakan simpatik, sebab Pak Mardani H Maming merupakan Bendahara Umum PBNU. Tentu sebagai kader NU, kami memberi support dan dukungan moril karena beliau bagian dari NU,” tegas Teddy Suryana kepada jejakrekam.com, usai tasyakuran harlah Pemuda Ansor ke-88 di Masjid As Suada Syekh Abdul Qodir Hasan, Komplek Gedung Dakwah NU Kalsel, Minggu (24/4/2022).

Anggota DPRD HSU dari Fraksi PDIP ini memastikan kehadiran ribuan personel Banser Ansor tidak akan mengganggu jalannya persidangan di PN Tipikor Banjarmasin, karena hanya gerakan moral.

BACA JUGA : Khawatir Mardani Dikriminalisasi, LPBH NU, LBH Ansor Dan Hipmi Desak KY Terjunkan Tim Pantau Sidang ESDM Tanbu

“Kami sudah berkoordinasi dan mendapat izin dari Ditintelkam Polda Kalsel. Kami sudah berkomitmen untuk menjaga dan tidak mengganggu kepentingan publik. Sebab, insya Allah besok (Senin, 25/4/2022), Pak Mardani H Maming dipastikan hadir sebagai saksi di PN Tipikor Banjarmasin,” tegas Teddy.

Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Kalsel, Teddy Suryana. (Foto Asyikin)

Sementara itu, rangkaian tasyakuran harlah GP Ansor ke-88 dan haul muasis Nahdlatul Ulama (NU) di Masjid As Su’ada Syekh Abdul Qodir Hasan dihadiri segenap kader Ansor-Banser se-Kalsel. Tampak pula, Rais Am PWNU Kalsel KH Muhammad Ramli, Sekretaris PWNU Kalsel Berry Nahdian Forqan, serta Ketua PBNU H Muhammad Tambrin turut hadir dalam acara itu.

BACA JUGA : Kesaksian Secara Daring Ditolak, Hakim Perintahkan Mardani H Maming Dipanggil Paksa

Kegiatan dalam haul muasis NU digelar tahli dan zikir sembari menunggu bedug Maghrib untuk berbuka puasa. Dilanjutkan dengan shalat Maghrib dan shalat Hajat berjamaah dan zikir hingga diakhiri dengan shalat Isya dan Tarawih berjamaah serta haflah Alquran.

“Tak hanya gelar pasukan 1.000 personel. Kami juga menjalankan aksi sosial dan kegiatan lainnya ke depan. Bahkan, sahabat GP Ansor se-Kalsel yang ada di kabupaten dan kota juga menggelar safari Ramadhan dan penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang terkena musibah,” papar Teddy.

BACA JUGA : Dari Singapura, Mardani H Maming Beri Kesaksian di Kasus Eks Kepala ESDM Tanah Bumbu

Dia mengakui acara tasyakuran harlah GP Ansor ke-88 itu ditunggu-tunggu seluruh elemen kepemudaan NU, karena sebelumnya pada tahun lalu terpaksa ditunda.

“Tahun lalu harlah GP Ansor ke-87 terpaksa ditunda, karena Kalsel masih berada di pandemi Covid-19. Makanya, tasyakuran kali ini disambut dengan suka cita,” pungkas Teddy.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.