Ibnu-Arifin-Calon

Masuk Lima Besar Kasus Covid-19 di Kalteng, Tiga Balita di Barito Utara Terpapar Corona

0 136

POSISI kasus virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Barito Utara kini makin meninggi. Bahkan, kabupaten ini berada di urutan lima besar di Provinsi Kalimantan Tengah.

TERDATA hingga Rabu (16/9/2020) pukul 15.00 WIB, kasus Covid-19 tertinggi masih dipegang Kota Palangka Raya dengan adanya penambahan 8 kasus, hingga terkonfirmasi menjadi 1.032 kasus.

Disusul, Kotawaringin Barat dengan 450 kasus, Kapuas (332), Barito Selatan (248) dengan penambahan 2 kasus baru, dan terakhir Kabupaten Barito Utara dengan 222 kasus dan Kotawaringin Timur tercatat 209 kasus. Terendah hanya terjadi di Kabupaten Lamandau dengan 23 kasus dan Sukamara hanya mencatat ada dua kasus konfirmasi Covid-19.

“Saat ini, Kabupaten Barito Utara sudah memasuki zona risiko sedang ke zona risiko tinggi. Makanya, kami mengingatkan warga untuk lebih waspada,” ucap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Barito Utara, Siswandoyo kepada awak media di Muara Teweh, Rabu (16/9/2020).

BACA : Sosialisasi Dulu, Satpol PP Barito Utara Pastikan Sanksi Tegas bagi Pelanggar Perbup

Sesuai instruksi Bupati Barito Utara H Nadalsyah menegaskan bahwa pandemi Covid-19 belum usai.

“Makanya, kami pun serius untuk menangani kasus ini dengan menerapkan 3T tracing, testing dan treatment. Dengan tracing kami berusaha menemukan kontak erat pasien positif Covid-19,” kata Siswandoyo.

Masih menurut dia, dengan penerapan testing melalui RDT maupun tes swab RT PCR bisa diketahui siapa saja yang terpapar. Selanjutnya, dilanjutkan tahapan treatment dengan pelayanan pengobatan dan upaya penyembuhan lainnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara ini menegaskan Bupati Nadalsyah juga telah menerbitkan Perbup Nomor 39 Tahun 2020 tentang penegakan disiplin protokol kesehatan yang berlaku efektif sejak 1 September 2020.

“Tim pendisiplinan protokol kesehatan sudah bergerak di lapangan untuk mendisiplinkan warga agar selalu mengenakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta rajin cuci tangan,” ucap Siswandoyo.

Menurut dia, untuk mengantisipasi Covid-19 juga dengan meningkakan imunitas dengan konsumsi makanan bergizi, beraktivitas fisik serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Kita berharap agar Allah SWT bisa mempercepat pandemi ini. Semua warga Barito Utara bisa terhindar dari tertular virus Corona. Mari kita bergotong royong untuk mengantisipasinya,” tuturnya.

BACA JUGA : Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Pemkab Barito Utara Langsung Gelar Rapat Darurat

Hingga Rabu (16/9/2020), berdasar hasil pemeriksaan sampel swab RT PCR di Laboratorium RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, pasien asal Barito Utara tercatat ada empat orang positif Covid-19. Yakni, IGN (5 tahun), NC (3 tahun), IKD (2 tahun), dan NMS (37 tahun), semuanya warga Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah. Ironisnya, tiga pasien itu masih tergolong balita.

“Jadi pasien terkonfirmasi positif bertambah 4 orang. Total nya menjadi 222 orang dan pasien sembuh  148 orang,” katanya.                                     

Adapun dalam perawatan bertambah 4 pasien menjadi 65 pasien terdiri dari 7 pasien dirawat di RS Doris Sylvanus Palangka Raya, dan 58 pasien dirawat di RSUD Muara Teweh dan  kasus meninggal dunia tetap 9 orang.(jejakrekam)

Penulis Syarbani
Editor DidI G Sanusi
-  I K L A N  -

- I K L A N -

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.