ACT

Tiga Pekan Diserbu Warga, Takut Corona Kawasan Siring Tendean Ditutup Total

0 483

TIGA pekan terakhir terutama saat akhir pekan, kawasan Siring Tendean di Jalan Piere Tendean, termasuk Siring Nol Kilometer, Jalan Jenderal Sudirman sangat ramai didatangi oleh warga Banjarmasin yang melakukan aktivitas berolahraga maupun bersantai ria.

DARI pantauan jejakrekam.com tiga pekan berturut-turut, Minggu (21/6/2020), (28/6/2020), dan (5/7/2020), kawasan Car Free Day hingga Siring Tendean ramai diserbu ratusan warga ibukota Kalsel.

Selain itu, banyak dijumpai warga yang tak taat protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan memakai masker untuk menutup hidung dan mulutnya.

Berkaca pada kondisi itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin akhirnya menutup penuh kawasan tempat keramaian yang berada di pusat ibukota Kalsel itu.

BACA : Isu Berolahraga Pakai Masker Berbahaya, IDI Kalsel : Tak Pakai Lebih Berbahaya

Bukan tanpa sebab. Meski saat ini Banjarmasin sudah tak melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lagi, namun nyatanya penyebaran virus Corona (Covid-19) masih belum terkendali.

“Selama ini, tim gugus tugas sudah melaksanakan tugas ke kampung atau kelurahan untuk sosialisasi dan edukasi, tapi ternyata selama beberapa pekan terakhir ini siring mulai ramai,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin, Ikhsan Al Haque kepada awak media, Kamis (9/7/2020).

Ikhsan juga tak menampik banyak warga yang tak patuh dan taat terhadap protokol kesehatan Covid-19. Parahnya, banyak wanita hamil, ibu yang membawai anak bayi, hingga orang lanjut usia, turut berkumpul di tempat keramaian publik itu.

BACA JUGA : Wisata Siring Dibuka, Ternyata Banyak Warga Tak Disiplin Protokol Kesehatan

Padahal, beber dia, secara medis, mereka dilarang berada di kerumunan banyak orang karena masuk dalam kalangan rentan.

Selain itu, Ikhsan bilang kebijakan tersebut sebagai bentuk keseriusan pemkot dalam memutus penyebaran virus Corona di tempat keramaian. Mengingat saat ini Banjarmasin sudah mencatat lebih dari 1.500 kasus Covid-19.

“Kami tidak menghalangi orang berolahraga. Tapi tidak di siringnya,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun, sepanjang kawasan Siring Tendean baik dari Patung Bekantan hingga jembatan Pasar Lama ditutup total dan akan dijaga ketat oleh personel gabungan.

BACA JUGA : Rumah Ibadah Dibuka Bertahap, Wisata Siring Sungai Martapura Tetap Ditutup

Sebelumnya, Walikota Ibnu Sina juga menegaskan, Pemkot Banjarmasin sebenarnya belum membuka kawasanan Siring Tendean meski telah diberi kelonggaran pada sejumlah sektor.

Namun, menurutnya, banyaknya warga yang datang dari puluhan bahkan hingga ratusan membuat petugas yang berjaga sulit untuk membendung.(jejakrekam)

Penulis M Syaiful Riki
Editor DidI G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.