Husairi Abdi

Selama Pandemi Covid-19, Banyak Penumpang Bus Tayo Tidak Terangkut

0

PEMANGKASAN jumlah penumpang dan jam operasional pada bus rapid transit (BRT) Banjarmasin-Banjarbaru, selama pandemi virus Corona (Covid-19) demi menerapkan protokol kesehatan, berdampak.

JUMLAH penumpang yang memanfaatkan bus berbadan tambun bercat biru atau bus Tayo itu, sejak wabah Corona melanda, banyak yang tak terangkut.

“Jika sebelumnya jumlah penumpang yang diangkut sebanyak 40 penumpang termasuk yang berdiri. Saat ini, hanya dibatasi hanya 12 penumpang. Itu sudah termasuk driver dan navigator,” ucap Kabid Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan, Firmansyah kepada jejakrekam.com, Selasa (23/6/2020).

Menurut dia, pengurangan jumlah penumpang hampir 50 persen itu untuk pencegahan penularan virus Corona sesuai standar protokol kesehatan.

“Makanya, kursi penumpang pun dipisah untuk jaga jarak aman (physical distancing).  Kebijakan ini kami berlakukan selama pandemi Covid-19 agar keamanan dan kesehatan para penumpang serta sopir tetap terjamin,” ucap Firmansyah.

BACA : Dua Unit Bus Tayo Dioperasikan Layani Penumpang Bandara Syamsudin Noor

Tak hanya itu, Firmansyah mengungkapkan para penumpang juga diwajibkan mengenakan masker dan dalam bus juga disediakan hand sanitizer, agar terjaga strelisasi angkutan.

“Memang, gara-gara pembatasan jumlah penumpang, akhirnya banyak yang tidak terangkut di halte-halte setiap harinya. Terpaksa, mereka harus menunggu BRT berikutnya, karena itu memang ketentuan yang kita berlakukan,” cetus Firmansyah.

Ia juga menjelaskan selama pandemi Covid-19, jam operasional BRT berakhir lebih cepat. Jika pada hari biasa sebelum ada wabah, bisa beroperasi hingga pukul 19.00 Wita. Hingga kini, sementara waktu dibatasi sampai pukul 17.00 Wita.

“Untuk waktu pemberangkatan pada hari kerja mulai pukul 06.30 Wita.  Sedangkan, untuk hari Sabtu-Minggu pukul 08.00 Wita sampai 15.00 Wita,” kata Firmansyah.

BACA JUGA : Bus Tayo Diminati, Kemenhub Tambah Lima Unit untuk Koridor Martapura-Liang Anggang

Menariknya, beberapa halte di ruas Jalan Achmad Yani mulai diperbaiki. Bahkan, ada penambahan halte, seiring juga beroperasinya Bus Trans Banjarmasin dengan rute Terminal Km 6 Banjarmasin-Terminal Antasari hingga ke kawasan Kayutangi dan Teluk Dalam, Banjarmasin.

Ini ditambah lagi, dibukanya rute penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru dari Terminal Titik Nol Banjarmasin serta Terminal Gambut Barakat, Jalan Achmad Yani Km 17.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.