Konferensi Pers Bupati Hulu Sungai Tengah Bersama Forkopimda Tolak Tambang Di Bumi Murakata

0

PEMERINTAH Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar konferensi pers terkait Surat Kesepakatan Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Hulu Sungai Tengah, Selasa (1/11/2022).

KONFERENSI pers dilakukan di Auditorium SETDA Kabupaten Hulu Sungai Tengah, terkait Penolakan Eksploitasi Tambang Yang Berakibat Bencana Alam.

Dipimpin oleh Bupati Hulu Sungai Tengah H Aulia Oktafiandi, acara turut dihadiri Sekda Hulu Sungai Tengah Muhammad Yani, Kapolres HST AKBP Sigit Haryadi, Dandim 1002/HST Letkol Kaveleri Gagang Prawardha, Ketua DPRD HST H Rakhmadi, Kajari HST Faisal Banu dan Ketua PN HST Muslim Setiawan serta para kepala OPD Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

BACA: Selamatkan Hutan Meratus HST Bebas dari Tambang Batubara Dapat Lampu Hijau Kementerian ESDM

Dalam gelar jumpa pers tersebut Bupati H Aulia Oktafiandi menyampaikan, pada 28 Oktober yang lalu Pemkab HST menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat. “Karna itu, kami dari Forkopimda HST memikirkan dan membuat sebuah kesepakatan bersama, yang bisa menjadi pedoman bagi pemerintah daerah,” ucapnya.

“Kesepakatan bersama ini adalah bentuk formal, makanya ada cap tanda tangan dari forkopimda dan setda selaku sekretaris daerah. Umumnya ini kami menyampaikan sebuah terobosan karna ini dapat dipedomani. Menyatakan saya kepala daerah pernah tugas yang membuat kesepakatan penolakan eksploitasi di Banua kita,” ungkapnya.

“Sekali lagi disini aksi nyatanya. Disini secara legal formal menyampaikan bahwa kami selaku pemerintah daerah, DPRD selaku dari legislatif, TNU/Polri serta Kejari sebagai penegak hukum, semuanya sepakat ingin melindungi wilayah kita ini. Dengan konteks peraturan yang berlaku bahwa kami secara tegas sangat melarang seluruh kegiatan eksploratif yang ilegal. Sedangkan yang legal, kami akan memohonkan kepada pemerintah pusat untuk meninjau lagi,” ucapnya.(jejakrekam)

Penulis dsikominfo hst
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.