Cetak 1.978 Dokter, Fakultas Kedokteran ULM Luluskan 3 Dokter Spesialis Penyakit Dalam Terbaik

0

FAKULTAS Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (ULM) meluluskan angkatan ke-2 dokter spesialis anak dan angkatan pertama dokter spesialis penyakit dalam.

PROSESI pelantikan dokter spesialis anak dan penyakit dalam dan pengambilan sumpah dokter angkatan ke-84 ini berlangsung di Teater Fakultas Kedokteran ULM, Jalan Veteran, Banjarmasin, Rabu (26/10/2022).

Masing-masing ada tiga dokter spesialis penyakit dalam yang dilantik dalam angkatan pertama program studi (prodi) ilmu kedokteran Fakultas Kedokteran ULM. Begitupula, pada angkatan kedua, dilantik tiga dokter spesialis anak yang dicetak Fakultas Kedokteran ULM.

“Yang membanggakan, angkatan pertama dokter spealis penyakit dalam lulusan ULM ini merupakan lulusan terbaik kedua se-Indonesia, bersama Universitas Airlangga, Surabaya,” ucap Dekan Fakultas Kedokteran ULM, Dr dr Iwan Aflanie M.Kes, Sp.F, SH kepada jejakrekam.com, Kamis (27/10/2022).

BACA : Puncak Dies Natalis ULM Ke-64, Fakultas Kedokteran Raih 4 Prestasi

Hal itu tentu menggembirakan bagi kampus perjuangan tersebut. Menurut Iwan, torehan prestasi sebagai lulusan dokter spesialis penyakit terbaik terbaik se-Indonesia berdasar hasil ujian kumulatif. “Begitupula, lulusan dokter spesialis anak juga meraih hasil yang memuaskan,” kata Iwan.

Bersamaan itu, juga digelar pengambilan sumpah dokter baru angkatan ke-84 sebanyak 4 orang. Satu dokter baru di antaranya merupakan mahasiswa beasiswa afirmasi asal Papua.

“Hal ini jadi kebanggaan bagi Fakultas Kedokteran ULM, karena mahasiswa afirmasi asal Papua, Queenly bisa diambil sumpah sebagai dokter,” kata Iwan.

BACA JUGA : Bersaing dengan Klinik Dokter Gigi, Kisah Tukang Gigi Tjang Eng Hwat Jaga Kepercayaan Pelanggan

Hingga kini, Fakultas Kedokteran ULM telah mencetak sebanyak 1.978 dokter. Kemudian, 19 dokter spesialis, terdiri dari 4 dokter spesialis anak, 5 dokter spesialis paru, 5 dokter spesialis obstetri,ginekologi, 2 dokter spesialis bedah, dan 3 dokter spesialis penyakit dalam.

“Saya berharap lulusan Fakultas Kedokteran ULM bisa menjaga nama baik almamater dan siap mengabdikan diri kepada masyarakat. Seba, usai mereka diambil sumpah, maka harus berpegang teguh pada sumpah dan etika kedokteran,” kata lulusan doktor ilmu kedokteran dari Universitas Airlangga Surabaya ini.

BACA JUGA : Obat Virus Corona Diluncurkan, Simak Telaahan Ahli Farmakologi Fakultas Kedokteran ULM

Jajaran petinggi ULM dan Fakultas Kedokteran bersama IDI Kalsel saat berfoto bersama dengan lulusan dokter dan dokter spesialis anak dan penyakit dalam. (Foto Istimewa)

Senada itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik ULM, Prof Dr Aminuddin Prahatama Putra menyebut, profesi bidang kedokteran menempati kedudukan yang tinggi di masyarakat. 

“Lewat pelantikan dan pengambilan sumpah ini, kepada para dokter untuk menjaga amanah profesi ini sebaik-baiknya. Jaga kemuliaan profesi ini dan utamakan kepentingan pasien,” kata guru besar FKIP ULM ini.

BACA JUGA : Stigma Negatif Penderita HIV/AIDS , Ini Penjelasan Dua Dokter Cantik Soal Penanganannya

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua II Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalsel dr Adhie Fakhruddin menyerahkan buku kode etik kedokteran, sebagai tradisi dalam melindungi para dokter usai menimba ilmu dari perguruan tinggi.

“Hal ini mengacu pada UU Praktik Kedokteran Nomor 29 Tahun 2004 bahwa IDI merupakan satu-satunya organisasi dokter di Indonesia, tak ada yang lain,” kata Adhie Fakhruddin.

BACA JUGA : Tangani Pandemi Covid-19, IDI Kalsel Mencatat Sudah 13 Dokter Gugur

Senada, Ketua Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK) Kalsel, Dr HM Rudiansyah, MKes, SpPD-KGH mengatakan, buku kode etik kedokteran ini menjadi bekal penting dalam menjalani profesi.

“Profesi dokter harus berada di koridor yang benar dengan berpedoman pada kode etik kedokteran. Mulai dari menangani dan menjaga pasien. Hingga bagaimana bersikap,” pungkas Rudiansyah.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.