Paman Birin Minta pejabat Muspika Ikut Gelorakan Percepatan Vaksinasi Bergerak di Tabalong

0

GUBERNUR Kalsel Sahbirin Noor menginstruksikan agar unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) di Kabupaten Tabalong terus menggelorakan percepatan vaksinasi bergerak Covid-19.

PENEGASAN ini dilontarkan Paman Birin, sapaan akrabnya saat melakukan peninjauan dan monitoring langsung pelaksanaan Vaksinasi Bergerak Covid-19 di RSUD H Usman Dundrung, Tanjung, Senin (11/4/2022).

“Seperti Pak Presiden menggelorakan rakyat Indonesia di seluruh nusantara, mari kita ikuti gerakan Presiden untuk menggelorakan rakyat di Kalsel dan seluruh kabupaten atau kota. Begitulah harapan kita untuk menggelorakan vaksinasi seluruh kecamatan di setiap kabupatan,” kata Paman Birin.

Bagi Ketua DPD Partai Golkar Kalsel ini, vaksin merupakan ikhtiar pemerintah untuk menyelamatkan masyarakat dari wabah tersebut dan sarana untuk menguatkan daya tahan tubuh dari serangan Covid-19.

BACA : Vaksinasi Bergerak Diserbu Warga Kotabaru, 1.000 Dosis Vaksin Disuntikan

“Hal ini sangat penting sekali. Sejatinya kita harus memikirkan kepentingan rakyat, karena kita dipilih oleh rakyat serta apalagi berkaitan dengan namanya kesehatan karena sehat itu mahal,” ucap Paman Birin.

Dia berharap dengan menjaga kondisi kesehatan diri pribadi serta berkewajiban pemerintah untuk fokus dan memerhatikan terhadap pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

Sementara itu, Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani mengatakan, secara kesuluruhan capain vaksinasi masyarakat umum dosis pertama di Kabupaten Tabalong hampir 93 persen. “Untuk dosis keduanya sudah hampir mencapai 66 persen. Sedangkan untuk lansia sudah berada pada 86,57 persen,” katanya.

BACA JUGA : Paman Birin Kunjungi Kegiatan Vaksinasi Bergerak di Banua Enam

Bupati Anang Syakhfiani mengungkapkan, cakupan vaksinasi untuk anak usia 6 sampai 11 tahun sedikit mengalami peningkatan. Namun, dalam capaiannya masih terbilang rendah. Hal tersebut di antaranya dipengaruhi karena heterogenitas masyarakat yang beragam sangat beragam.

“Akan tetapi setelah lebaran, Insya Allah kita akan coba lakukan satu terobosan pergerakan percepat vaksinasi untuk anak-anak, karena pembelajaran tatap muka (PTM) disyaratkan sudah harus divaksin,” ujar Anang Syakhfiani.

Dia berharap dukungan dari Pemprov Kalsel agar bisa mencapai target 70 persen vaksinasi anak-anak. Hal ini agar sesuai target dan harapan dari pemerintah daerah dalam menciptakan herd immunity (kekebalan komunal).(jejakrekam)

Penulis Herry Yusminda
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.