Husairi Abdi

39 Miniatur dari 11 Tipe Rumah Berarsitektur Banjar Dipamerkan MAN 2 Model Banjarmasin

2

MEMANFATKAN bahan kayu tripleks dan lainnya, siswa MAN 2 Model Kota Banjarmasin menghelat pameran seni budaya dan prakarya kewirausahaan selama dua hari.

KALI ini yang digarap para siswa ini adalah miniatur rumah berarsitektur Banjar. Rumah adat ini diperkenalkan dalam bentuk mini agar para siswa dan pengunjung bisa mengenal lebih jauh tipe-tipe rumah Banjar.

Ada 39 miniatur rumah adat Banjar dari 11 tipe dipamerkan di Aula MAN 2 Banjarmasin, Jalan Pramuka Komplek Semanda, Sungai Lulut, Banjarmasin. Awalnya, pameran itu untuk kalangan internal mengingat Banjarmasin masih pandemi Covid-19. Namun, antuasiasme warga untuk menyaksikan secara langsung, akhirnya dibuka dengan pembatasan jumlah pengunjung.

BACA : Rumah Adat Banjar yang Kini Berada di Persimpangan Jalan

Guru Bidang Studi Seni Budaya dan Prakarya Kewirausahaan MAN 2 Model Banjarmasin, Yadi Hariyanto mengatakan ada 39 miniatur rumah adat dari 11 tipe rumah berarsitektur tradisional khas Banjar. Sebut saja, Rumah Adat Bubungan Tinggi, Rumah Palimasan, Rumah Cacak Burung (Anjung Surung), Rumah Palimbangan, Rumah Gajah Manyusu, Rumah Gajah Baliku, Rumah Balai Bini, Rumah Balai Laki, Rumah Tadah Alas, Rumah Bangun Gudang, hingga Rumah Lanting.

“Nah, dari 11 tipe atau macam rumah adat Banjar ini dibikin miniature sebanyak 39 buah. Miniatur rumah adat Banjar ini murni kreasi siswa kelas 11 MAN 2 Banjarmasin,” kata Yadi Hariyanto kepada jejakrekam.com, Rabu (30/3/2022).

BACA JUGA : Patut Dijaga, Wajah Banjarmasin Jadul masih Bisa Dinikmati di Kawasan Hasanuddin HM

Dia menjelaskan untuk siswa kelas 11 MAN 2 Banjarmasin terdiri dari enam kelas. Kemudian mereka dibagi dalam beberapa kelompok hingga bisa menghasilkan 39 miniatur rumah adat khas Banjar.

Guru pembimbing dan siswa MAN 2 Model Banjarmasin di depan aula pameran rumah adat berarsiektur Banjar. (Foto Asyikin)

“Ke depan, dalam pameran mendatang akan diperbanyak lagi miniatur adat Banjar. Kami melihat begitu besar animo masyarakat untuk menyaksikan langsung model-model rumah adat Banjar dalam bentuk kecil,” tutur mantan Guru SMK Bina Banua Banjarmasin ini.

BACA JUGA : Tanpa Perlindungan Hukum, Rumah Berarsitektur Banjar di Sungai Jingah Bisa Punah

Ketua Ketua Panitia Pameran Seni Bufaya dan Prakarya Kewirausahaan MAN 2 Banjarmasin Siti Salwah Samsel menambahkan awalnya pameran 11 tipe rumah adat Banjar ini untuk internal. Ternyata, ada siswa yang memposting di akun facebook, hingga membuat warga berdatangan ke sekolah.

“Selama dua hari ini, sedikitnya ada 400 orang pengunjung datang menyaksikan hasil kreasi dari teman-teman kelas 11 MAN 2 Banjarmasin,” kata Siti Salwah.

Ia mengungkapkan untuk biaya pembuatan miniatur rumah adat Banjar ini cukup bervariasi. Namun, terbesar ongkosnya sekitar Rp 350 ribu.

“Bahan-bahan untuk membuat miniatur adalah tripleks, cat dan lainnya. Pengerjaan pun memakan waktu hampir satu minggu untuk satu unit miniatur rumah adat Banjar. Dalam setiap kelompok, paling sedikit menghasilkan lima miniatur rumah adat Banjar,” pungkas Salwah.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi
2 Komentar
  1. Yadi Heryanto berkata

    Terimakasih beritanya bang. Salam kenal ulun guru man 2 tadi

  2. Yadi Heryanto berkata

    Terimakasih beritanya bang. Semoga sukses

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.