Husairi Abdi

Bambang Jabat Sekretaris Demokrat Kalsel, Ibnu Sina Target Birukan Banua di Pemilu 2024

0

WALIKOTA Banjarmasin Ibnu Sina menunjuk Bambang Yanto Permono mendampinginya sebagai Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalimantan Selatan periode 2021-2026. Target membirukan Banua jadi misi Ibnu Sina memimpin partai besutan AHY ini.

BAMBANG Yanto Permono sebelumnya Ketua DPC Partai Demokrat Kota Banjarmasin. Bahkan, merupakan tim sukses Ibnu Sina dalam pemilihan Walikota Banjarmasin pada Pilwali 2020 lalu. Bambang saat ini merupakan anggota DPRD dari Fraksi Demokrat yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin.

Sedangkan eks rivalnya dalam pertarungan calon ketua, Rusian mengisi posisi Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Partai Demokrat Kalsel yang bertugas memberi nasihat dan arahan politik kepada jajaran pengurus partai.

Usai dilantik secara virtual oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Banjarmasin, Senin (4/1/2021), Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel Ibnu Sina memimpin rapat pimpinan daerah (rapimda) perdana di sebuah hotel berbintang.

BACA : Veni, Vidi, Visi ala Ibnu Sina; Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel Pilihan AHY

Rapimda ini juga dihadiri 13 DPC Partai Demokrat se-Kalsel untuk menyelaraskan program DPD Partai Demokrat Kalsel dengan jaringan partai. Target memenangkan Partai Demokrat yang dipatok AHY jadi misi Ibnu Sina menakhodai partai tersebut.

“Sesuai arahan Ketua Umum Partai Demokrat, target partai adalah bisa membirukan Kalimantan Selatan pada Pemilu 2024 mendatang. Mininal, Kalimantan Selatan punya wakil rakyat di DPR RI, karena sudah dua pemilu (2014 dan 2019) tidak bisa memenangkan kursi parlemen di Senayan Jakarta,” ucap Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel, Ibnu Sina dalam arahannya.

Untuk diketahui, pada Pemilu 2009, Brigjen (Purn) H Taufiq Effendi merebut satu kursi DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Selatan II. Bahkan, sempat menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR RI periode 2004-2009, sebelum kemudian dipercaya Presiden SBY menjabat Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) pada Kabinet Indonesia Bersatu 2004-2009.

BACA JUGA : Pegang Kendali Demokrat, Ibnu Sina Dinilai Mainkan Posisi Tawar di Pilgub Kalsel 2024

Begitu Taufiq Effendi menjabat Menpan, posisinya digantikan Asfihani sebagai pengganti antar waktu (PAW) periode 2004-2009. Dengan mengantongi 39.381 suara pada Pemilu Legislatif 2009 di dapil Kalsel II, Asfihani duduk di Komisi VII DPR RI.

Selain Asfihani, pada Pemilu 2009, wakil Partai Demokrat yang duduk di DPR RI adalah Taufiq Effendi, kemudian mengundurkan diri dan digantikan Imam Tjahya Abdullah.

Wakil Bendahara DPD Partai Demokrat Kalsel, Sri Nurnaningsih mengakui target membirukan Kalsel menjadi tantangan tersendiri bagi partainya, khususnya menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

BACA JUGA : Target Jaya Di Pemilu 2024, Tim Formatur Segera Susun Kepengurusan DPD Demokrat Kalsel Pimpinan Ibnu Sina

“Walau berat, tentu kita harus siap. Apalagi, dalam Rapimda Partai Demokrat se- Kalsel ini juga diagendakan untuk menyiapkan musyawarah cabang (muscab) se-Kalsel pada Januari 2022 ini,” ucap Sri Nurnaningsih.

Dia melihat dalam komposisi kepengurusan DPD Partai Demokrat Kalsel periode 2021-2026, banyak kader lama dan wajah baru yang dikolaborasikan Ibnu Sina.

“Ini tentunya menjadi penyemangat kami dalam menghadapi Pemilu 2024 nanti. Kami belajar dari pengalaman pemilu sebelumnya, khususnya Pemilu 2019 lalu dalam menyongsong even politik mendatang,” pungkas Riri-sapaan akrabnya.(jejakrekam)

Penulis Ipik Gandamana/Didi GS
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.