Husairi Abdi

Nangkaya Bulan Sahiris

0

Oleh : Noorhalis Majid

ALIS berguna membingkai keseluruhan wajah agar lebih cantik. Bahkan, dalam tata rias wajah, alis dan mata, proses penataannya paling lama dibandingkan bagian lainnya.

BENTUK alis yang dianggap ideal pada waktu itu, seperti bentuk bulan seiris, membentuk wajah menjadi rupawan, sehingga ungkapan ini menjadi pujian, nangkaya bulan sahiris.

Seperti bulan seiris, demikian arti harfiahnya. Bulan dipinjam melihat bentuk alis yang dianggap cantik, dan bentuknya menyerupai bulan yang hampir tenggelam dan tinggal seiris.

Bentuk alis, sebagai trand kecantikan, berubah-ubah sesuai selera zamannya. Pada waktu dulu, bentuk melengkung mungil, dianggap paling cantik. Sehingga hampir semua orang cantik bentuk alisnya seperti itu, bahkan tidak jarang yang mencukur alis dan menulisnya dengan pensil alis atau arang, untuk membentuk alis yang cantik tersebut.  

Seorang ahli kecantikan, Anastasia Soare, menyatakan bahwa bentuk alis membingkai wajah menjadi cantik. Bentuk alis bisa menyeimbangkan lebarnya tulang pipi atau wajah yang panjang sehingga bisa terlihat lebih proporsional.

BACA : Kelabu: Sisi Lain Perisitwa Mei 1997 di Banjarmasin dalam Balutan Film Fiksi

Jarak dan bentuk mata yang kurang proporsional, bisa disamarkan dengan bentuk alis mata yang agak panjang. Jika mata terpisah jauh, bentuk alis yang berdekatan satu sama lain akan memberikan ilusi jarak pendek antara mata, kata Soare.

Jika jarak antarmata terlalu pendek, alis yang berjauhan satu sama lain memperpanjang jarak mata dan menciptakan bidang wajah lebih luas.

Soare juga mengatakan, mempercantik diri berarti menekankan bagian wajah yang disukai sehingga mengalihkan perhatian orang dari bagian yang kurang ideal.

BACA JUGA : Permainan Tebak-Tebak Manggis Dilupakan, Kulitnya Dipercaya Berkhasiat

Hal itu dapat dilakukan dengan membentuk alis yang tepat. Bahkan hingga mencabut beberapa rambut alis yang tumbuh tak beraturan di atas dan bawah alis, agar bisa dibentuk sesuai keinginan.

Ungkapan ini memberikan pelajaran, bahwa kebudayaan banjar sangat memperhatikan kecantikan wajah. Sangat mengerti bahwa bagian terpenting penentu wajah tersebut adalah alis.

Imajinasi tentang satu kecantikan alis begitu tinggi, melihat bulan yang tinggal seiris, seolah menyisakan misteri teramat dalam, tentang kecantikan tiada tara dari keseluruh bulan purnama yang bulat sempurna. Seperti halnya bulan, kesempurnaan kecantikan itu, bentuk alisnya nangkaya bulan sahiris.(jejakrekam)

Penulis adalah Pemerhati Budaya dan Bahasa Banjar

Staf Senior Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) Banjarmasin

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.