Bupati Noormiliyani Ajak Pengurus BPD Jangan Takut Tegur Kades Menyimpang

0 87

BUPATI Barito Kuala (Batola), Noormiliyani AS, mengajak para pengurus badan permusyawaratan desa (BPD) untuk tetap aktif mengawasi kinerja pemimpin desa atau kades.

SALAH satu bentuk pengawasan tersebut, kata Noormiliyani, adalah dengan cara menegur langsung para kades yang bermasalah.

“BPD memiliki tugas dan fungsi penting dalam pengawasan. Karenanya jangan ragu untuk menegur kepala desa kalau ada sesuatu yang menyimpang,” kata Noormiliyani saat memberi arahan pada Diklat Pratugas BPD se-Kecamatan Rantau Badauh, Senin (14/12/2020) tadi.

Sesuai bagian kedua Pasal 32 Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 menyatakan, tugas BPD menggali, menampung, mengelola, menyalurkan aspirasi masyarakat, menyelenggarakan musyawarah tugas BPD dan desa, membentuk panitia pemilihan kades, menyelenggarakan musyawarah desa untuk pilkades antarwaktu, membahas dan menyepakati raperdes bersama kades.

Noormiliyani menambahkan, bahwa BPD juga memiliki tugas melaksanakan pengawasan terhadap kinerja kades, melakukan evaluasi laporan keterangan penyelenggaraan pemdes, dan menciptakan hubungan kerja yang harmonis dengan pemdes dan lembaga lain.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu juga menceritakan awal mula digagasnya pemilihan anggota BPD secara langsung. Ia menilai keberadaannya BPD selama ini relatif kurang berfungsi maksimal.

“Setelah dilaksanakan pemilihan secara langsung ternyata berjalan sesuai harapan serta mendapat respons positif dari Pemerintah Provinsi Kalsel,” papar Noormiliyani sembari menyatakan, terobosan yang dilakukannya itu tidak menuntup kemungkinan akan diterapkan secara nasional.

BACA JUGA: Dermaga Banjar Raya-Saka Kajang Kini Lebih Nyaman, Warga Tamban Minta Jalan Dilebarkan

Kepada para anggota BPD terpilih, ia mengingatkan untuk memahami tugas dan fungsi secara baik serta dapat menjalankannya secara maksimal dalam upaya menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat.

Noormiliyani juga berharap, para anggota BPD dapat berperan menunjang perekonomian masyarakat dengan cara menghidupkan badan usaha milik desa (BUMDes) bersama kades.

Sebelumnya, Camat Rantau Badauh Juliannoor Fathahillah mengatakan, hasil perekrutan BPD di Kecamatan Rantau Badauh 54 berjumlah orang yang terdiri terdapat laki-laki 39 orang dan perempuan 15 orang (38 persen).

Diklat Pratugas BPD Kecamatan Rantau Badauh yang menghadirkan pemateri mantan Kadis PMD, Dahlan, ini juga dihadiri Plt Kadis PMD M Anthony. (jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Donny

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.