Nihil Kecelakaan, Pertamina Raih Penghargaan dari Menaker

0 90

PERTAMINA Marketing Operation Region VI Fuel Terminal Kota Baru mendapatkan penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dalam kategori Kecelakaan Nihil di tempat kerja. Penyerahan penghargaan diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah secara daring, Kamis (8/10/2020) yang lalu. Penghargaan yang sama juga diraih oleh Integrated Terminal Balikpapan.

FUEL
Terminal Kotabaru telah 6 (enam) kali berturut-turut mendapatkan penghargaan Kecelakaan Nihil sejak Tahun 2014 dengan jam kerja selamat dari tahun 2011. Fuel Terminal Kotabaru juga telah memiliki organisasi komite K3LL/HSSE yang sudah disahkan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kalimantan Selatan.

Region Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan, Roberth MV Dumatubun menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari stakeholder terhadap konsistensi Pertamina dalam menjalankan operasi sesuai dengan kaidah-kaidah aspek keselamatan kerja. “Penghargaan ini akan memberikan semangat kepada kami untuk terus konsisten melaksanakan operasional kami sesuai dengan kaidah-kaidah aspek keselamatan kerja” katanya.

BACA : Dukung UMKM Kalimantan, Pertamina Kembali Salurkan Pinjaman Rp 2,5 Milyar

Robert menjelaskan aspek keselamatan kerja merupakan hal yang tidak dapat ditawar-tawar lagi. “Secara internal, Pertamina terus mewujudkan budaya HSSE Golden Rules tidak hanya pekerja, namun juga kepada semua mitra kerja yang beroperasi di lingkungan Pertamina” jelasnya.

HSSE Golden Rules dijelaskan olehnya meliputi patuh, peduli dan intervensi. “Jika terkait aspek keselamatan kerja, 3 hal ini wajib dilakukan” ujarnya.

“Penting bagi Pertamina untuk patuh terhadap peraturan dan undang-undang dalam bidang K3, Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan juga memastikan untuk memastikan keselamatan serta kesehatan setiap pekerja” katanya.

Penghargaan tersebut diraih berdasarkan kedisiplinan tinggi dari pekerja Fuel Terminal Kotabaru yaitu dengan melaksanakan program kerja tahunan secara terperinci dengan penerapan aspek keselamatan, menerapkan ‘Patuh, Intervensi, dan Peduli’ terkait keselamatan, melaporkan setiap tindakan dan unsafe condition setiap saat ke web pelaporan terkait safety internal Pertamina (PATUH), dan melakukan koordinasi rutin setiap bulannya untuk pembahasan dan menyelesaikan temuan-temuan, baik temuan internal maupun eksternal.(jejakrekam)

Penulis Akhmad Faisal
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.