ACT

Walikota Ibnu Sina Didukung Demokrat? PKS Bantah Klaim Sepihak Usung Haris-Yuni

0 567

NAMA duet Sekdaprov Kalimantan Selatan Abdul Haris Makkie dan pengusaha muda dari Hasnur Group, H Yuni Abdi Nur Sulaiman makin mengemuka, usai beredarnya surat usulan dukungan dari DPD Partai Golkar Kalimantan Selatan.

DALAM surat usulan DPD Partai Golkar Kalsel diteken sang ketua, H Sahbirin Noor bersama sekretarisnya, Adi Kartika bernomor A-054/GOLKAR-KS/VI/2020, tertanggal 26 Juni 2020 yang ditujukan ke Ketua Umum DPP Partai Golkar di Jakarta, tergambar konsfigurasi dukungan parpol untuk duet Haris-Yuni.

Masih dalam surat itu, duet Ketua PWNU Kalsel Abdul Haris Makkie bersama Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Kalsel 3 (Barito Kuala) DPD Partai Golkar Kalsel bakal didukung banyak kursi. Totalnya diprediksi 26 kursi, terdiri dari 6 kursi Partai Golkar, 9 kursi PAN, 5 kursi PDI Perjuangan, 5 kursi PKS dan satu kursi mulik Partai Nasdem.

BACA : PKS Tetap Dukung Petahana, Ibnu Sina: Saya Belum Bisa Berkomentar

Sementara, tiga parpol disebut-sebut masih dalam penjajakan berkoalisi yakni PKB dengan 5 kursi, Partai Demokrat 5 kursi dan 2 kursi PPP dari 45 kursi yang ada di DPRD Banjarmasin hasil Pemilu 2019.

Ketua DPD PKS Kota Banjarmasin Hendra mengaku terkejut ketika parpolnya disebut-sebut bakal mendukung duet Haris-Yuni.

“Belum ada. Itu kemungkinan klaim sepihak saja. Karena kami di DPD PKS Banjarmasin, belum dapat salinan putusan dari pimpinan kami di DPP PKS,” ucap Hendra saat dikonfirmasi jejakrekam.com, Minggu (28/6/2020).

BACA JUGA : Lawan Calon Politik Uang, PKS Dorong Ibnu Sina Berlaga di Pilwali Banjarmasin

Menariknya, di tengah isu Haris-Makkie yang mulai mengemuka di bursa bakal calon Walikota-Wakil Walikota Banjarmasin, toh tersiar kabar jika sang incumbent, Ibnu Sina yang kabarnya bakal berpasangan dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin Arifin Noor, bakal didukung Partai Demokrat.

Hendra pun mengakui nama Ibnu Sina termasuk bursa kontestan Pilwali Banjarmasin yang melamar ke parpol besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Karena PKS tidak cukup sebagai parpol pengusung, tentu kami meminta kader terbaik seperti saudara Ibnu Sina untuk melamar ke parpol lain. Ya, yang bersangkutan juga termasuk dalam bursa bakal calon yang diusulkan Partai Demokrat ke pusat,” ucap Hendra.

BACA JUGA : Hj Ananda Kantongi Surat Tugas, Supian HK : Golkar Kalsel Hanya Usulkan Haris Makkie

Ia pun mengatakan kemungkinan Ibnu Sina bakal didukung Partai Demokrat bisa terbuka, karena turut mengikuti semua tahapan yang dilaksanakan DPC Partai Demokrat Banjarmasin.

“Kabarnya, Pak Ibnu Sina juga menjalin komunikasi intens dengan Partai Demokrat,” kata Hendra lagi.

Terpisah, Ketua DPC Partai Demokrat Banjarmasin Bambang Yanto Permono menegaskan memang sejumlah nama yang telah dijaring pihaknya telah diusulkan ke DPP Partai Demokrat di Jakarta.

“Soal benar atau tidaknya dukungan untuk Ibnu Sina, sampai sekarang kami belum mendapat surat keptuusan resmi dari DPP Partai Demokrat. Jadi, belum bisa menyatakan dukungan,” cetus anggota DPRD Banjarmasin ini.

BACA JUGA : Berebut Tiket Calon, Habib Banua-Ibnu Sina Yakinkan Demokrat

Bambang menegaskan hal serupa juga dialami pencalonan pasangan Abdul Haris Makkie-H Yuni Abdi Nur Sulaiman. “Sama saja seperti Pak Haris Makkkie, juga belum mendapat dukungan resmi dari pusat. Jadi, politik masih berjalan dinamis,” kata Bambang.

Mengenai kans kongsi politik PKS-Partai Demokrat, Bambang lagi-lagi menegaskan semua keputusan berada di tangan pusat. Ia menegaskan pihaknya sudah menyerahkan laporan hasil penjaringan bakal calon Walikota-Wakil Walikota Banjarmasin ke DPP Partai Demokrat, sehingga yang bisa dilakukan sekarang hanya menunggu keputusan resmi pusat.

BACA JUGA : Berduet dengan Arifin? Walikota Ibnu Sina Kembali Rajut Komunikasi Parpol Pengusung

“Jadi, sebaiknya kita menunggu seperti apa keputusan resmi. Kalau sudah ada SK dari DPP Partai Demokrat soal calon yang diusung, baru kami bisa pastikan itu keputusan resmi partai,” tandas Bambang.(jejakrekam)

Penulis Didi GS/Ahmad Husaini
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.