Husairi Abdi

Hj Ananda Kantongi Surat Tugas, Supian HK : Golkar Kalsel Hanya Usulkan Haris Makkie

0

SILANG pendapat terjadi antara DPP Partai Golkar dengan DPD Partai Golkar Kalimantan terkait siapa yang diusung beringin dalam pemilihan calon Walikota-Wakil Walikota Banjarmasin pada suksesi 2020 mendatang.

KETUA Pemenangan Pemilu Wilayah Kalimantan DPP Partai Golkar Bambang Heri Purnama menegaskan jika pusat telah merekomendasikan Wakil Ketua DPRD Hj Ananda yang juga Ketua DPD Partai Golkar Banjarmasin sebagai usungan beringin.

Hal ini berdasar surat perintah sementara (SPS) yang telah dikantongi Ananda bersama beberapa calon kepala daerah di Kalimantan Selatan diserahkan DPP Partai Golkar di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Namun hal itu ditepis Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel H Supian HK. Menurut dia, Hj Ananda hanya menerima surat perintah sementara (SPS) sebagai bakal calon Wakil Walikota Banjarmasin, bukan dalam bentuk keputusan resmi atau rekomendasi.

BACA : Tatap Pilwali Banjarmasin 2020, Golkar Pilih Usung Haris Makkie-H Yuni

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Kalsel ini menegaskan surat yang dikantongi Hj Ananda itu hanya surat tugas bernmor ST-32/DPP/GOLKAR/III/2020 diteken Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlagga Hartarto dan Sekretaris Jenderal Lodewijk F. Paulus, terbitan Jakarta per tanggal 20 Maret 2020.

“Dalam surat tugas itu ditegaskan semua bakal calon untuk mencari koalisi parpol. Berbeda dengan semua calon yang menggelar pilkada seperti Balangan, Kotabaru, Hulu Sungai Tengah (HST), Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru dan Tanah Bumbu,” tutur Supian HK kepada awak media di Banjarmasin, Senin (15/6/2020).

Menurut Supian, Hj Ananda satu-stunya bakal calon yang menerima surat tugas, tidak  seperti figur pasangan calon yang mengantongi surat penetapan sementara (SPS).

BACA JUGA : Bakal Diusung Golkar-PDIP?Haris Makkie Nyatakan Diri Siap Mencalon Jadi Walikota Banjarmasin

Ketua DPRD Kalsel ini pun membacakan surat tugas yang diterima Hj Ananda itu berbunyi membangun komunikasi dengan partai politik lain dalam rangka kepentingan pilkada serentak tahun 2020 di Kota Banjarmasin, guna kemenangan pasangan calon yang ditetapkan Partai Golkar.

“Surat tugas pada poin kedua adalah membangun komunikasi dengan bakal calon kepala daerah/wakil kepala daerah Kota Banjarmasin untuk menentukan pasangan calon yang akan diusung oleh Partai Golkar dalam pilkada serentak tahun 2020,” papar Supian.

Sedangkan, beber dia, poin ketiga berisi  melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan melaporkan hasilnya kepada DPP Partai Golkar.

“Surat tugas ini yang diterima Hj Ananda. Tidak ada lagi surat lain. Jadi, saya luruskan Hj Ananda yang merupakan satu-satunya bakal calon yang menerima surat tugas. Berbeda dengan yang lain menerima surat penetapan semesta,” cetus Supian lagi.

BACA JUGA : Nama Ananda Mengemuka, Golkar Tetap Buka Penjaringan Calon Walikota

Politisi gaek beringin ini menegaskan dalam waktu dekat akan segera memanggil Hj Ananda terkait sejauhmana surat tugas dari DPP Partai Golkar itu telah dijalankan. “Apakah sudah menjalin koalisi dengan parpol lain,” kata Supian.

Begitupula, beber Supian, hal serupa juga diberlakukan kepada H Yuni Abdi Nur Sulaiman yang akan diusulkan sebagai bakal calon Wakil Walikota Banjarmasin.

“Kami juga ingin tahu, figur lain yang menjadi pasangannya serta koalisi parpol mana saja yang sudah didapat H Yuni,” tegas Supian.

Ia menegaskan keputusan akhir tetap berada di tangan DPP Partai Golkar. Namun, Supian menegaskan Golkar Kalsel hanya mengusulkan dua nama untuk dipilih DPP Golkar sebagai calon usungan beringin di Pilwali Banjarmasin 2020.

“Kami usulkan saudara H Abdul Haris Makkie (Sekdaprov Kalsel) sebagai calon Walikota Banjarmasin. Sedangkan, Hj Ananda di posisi calon Wakil Walikota Banjarmasin,” imbuhnya.

BACA JUGA : Dimodali Surat Penetapan Sementara, Jago Golkar di Kalsel Diwajibkan Galang Koalisi

Supian juga menegaskan hingga kini DPD Partai Golkar belum menetapkan siapa yang akan diusung, karena hal itu menjadi domainnya DPP Golkar di Jakarta.

“Namun, kami hanya mengusulkan satu nama sebagai calon Walikota Banjarmasin yakni Abdul Haris Makkie,” tandasnya.

Menariknya, saat awak media ingin mengkonfirmasi masalah pilkada, usai penyerahan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di Sekretariat DPD Partai Golkar Kalsel, H Sahbirin Noor memilih menghindar. Ketua DPD Partai Golkar Kalsel enggan berkomentar satu kata pun soal pilkada.(jejakrekam)

Penulis Iman Satria/Didi GS
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.