ACT

BPK Batih Modifikasi Gerbang Komplek Bawang Putih Semburkan Cairan Disinfektan

0 85

CARA-cara unik pun lahir di tengah keterbatasan menyetop laju wabah Corona (Covid-19) di masyarakat. Upaya mandiri pun dilakoni sejumlah warga Sungai Andai, Banjarmasin Utara.

BEGITU Banjarmasin dinyatakan masuk zona merah, usai dua warga kota ini terkonfirmasi positif Covid-19, ditambah ada tiga warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), serta angka orang dalam pemantauan (ODP) melonjak, kreativitas masyarakat pun muncul.

Penyemprotan cairan disinfektan pun diyakini mampu memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Tak hanya dilakukan pemerintah daerah, aparat TNI dan Polri, masyarakat dan relawan pun tergugah melakoni itu.

BACA : Banjarmasin Zona Merah Covid-19, Libur Sekolah Diperpanjang Hingga 14 April

Seperti dilakoni Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Batih Fire Fighter, Selasa (31/3/2020). Bagi warga kawasan Sungai Andai yang termasuk wilayah padat penduduk di Kecamatan Banjarmasin Utara ini keluar masuk komplek, harus disterilkan.

Personel BPK Batih Fire Fighter berinisiatif memodifikasi gerbang masuk di Jalan Bawang Putih Raya dan Jalan Kemiri, Sungai Andai RT 67 dengan memasang selang yang bisa mengeluarkan cairan disinfektan.

“Kemarin,kami sempat ada penyemprotan keluar rumah. Namun, hal itu dirasa kurang efektif karena banyak warga yang keluar masuk di sini. Jadi, kami lakukan ini sebagai bentuk antisipasi,” kata Ketua BPK Batih Fire Fighter M Arif Tirta Atmaja kepada awak media, Selasa (31/3/202).

Arif mengungkapkan, saat ini sensor dilakukan oleh petugas yang berjaga secara manual, dengan rata-rata perhari menghabiskan 300-400 liter cairan disinfektan. Pasokan cairan pembunuh kuman dan bakteri itu merupakan swadaya dari masyarakat setempat.

BACA JUGA : Banjarmasin-Kabupaten Banjar Dan Tabalong Zona Merah, Satgas Covid-19: Karatina Wilayah Dirumuskan!

“Kami dari anggota BPK sistem shift menjaga ini. Saat ini, kami lebih terfokus dari jam 4 sore sampai 10 malam, karena pada jam itu masyarakat lebih banyak keluyuran di sini,” terangnya.

Menanggapi kegiatan tersebut, salah satu warga Sungai Andai, Salman mengapresiasi inisiatif dari relawan BPK Batih.

Ia menganggap hal itu merupakan bentuk antisipasi terhadap virus corona yang penyebarannya kian masif.

“Semoga warga di Sungai Andai khususnya terhindar dari virus corona ini,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis M Syaiful Riki
Editor DidI G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.