Ingin Ada Putra Kalimantan di Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin

KETUA Tim Kampanye Nasional Erick Thohir memuji kesolidan dan tekad Tim Kampanye daerah (TKD) Kalsel. Bagi Erick, TKD Kalsel bisa menjadi cerminan TKD daerah lain bagaimana bekerja tanpa melihat latar belakang partai.

SAYA melihat banyaknya dukungan dari tokoh masyarakat dan ormas kepada laslon nomor urut 01. Saya yakin, 13 kabupaten dan kota di Kalsel kita bisa menang,” ungkap Erick Thohir di Banjarmasin, Sabtu (26/1/2019).

Ia menyebut Indonesia harus dilepaskan dari nilai-nilai yang bertentangan dengan agama, dan Indonesia harus dibangun dengan rasa optimisme.

“Apa yang telah dikerjakan Jokowi harus diteruskan. Selama periode pertama, Jokowi membangun Indonesiasentris, bukan atas dasar kedaerahan. Beliau membangun Indonesia dari pinggir,” kata mantan presiden Inter Milan ini.

Ia menyebut Pulau Kalimantan dengan kekayaan alamnya harus diperhatikan lagi. Ke depannya, Kalimantan bisa menjadi pusat ekonomi baru Nusantara.

BACA : Safari Politik ke Kalsel, Cawapres Ma’ruf Amin Banjir Dukungan

Erick mengatakan, seharusnya Indonesia tidak lagi bergantung dengan Pulau Jawa sebagai pusat perkembangan ekonomi. Ia mencontohkan bagaimana persebaran ekonomi seperti di Amerika Serikat, yang mana di pusat pertumbuhan ekonomi tidak terfokus di daerah tertentu saja.

“Data menunjukkan pada tahun 2045 Jabodetabek diprediksi berpenduduk lebih dari 75 juta orang, bayangkan begitu padatnya kota-kota di Jawa,” kata Erick.

Ia memastikan pemerataan ekonomi menjadi prioritas utama jika Jokowi terpilih untuk kedua kalinya. “Sudah terbukti di bawah pemerintahan Jokowi kesenjangan ekonomi antara kaya dan miskin berada di angka 0,39 persen,” ungkap Erick.

Erick menyebut konflik di negara lain disebabkan oleh kondisi kesenjangan ekonomi. “Konflik Arab Spring ketika kesenjangan ekonomi 0,45 persen. Apa yang terjadi di Perancis belakangan waktu karena kesenjangan ekonomi mendekati 0,45 persen,” ucapnya.

Ketika disinggung alokasi Menteri untuk tokoh Kalimantan? Erick menjawab urusan menteri, murni hak prerogatif presiden terpilih.

“Saya berharap harus ada putera Kalimantan menjadi menteri. Sudah seyogyanya setiap kementerian ada keterwakilan daerah,” katanya.

BACA JUGA :  Di Harlah NU, KH Ma’ruf Amin Puji Kehebatan Ulama Kalsel KH Idham Chalid

Mantan Gubernur Kalsel dua periode Rudy Ariffin menjelaskan, belajar dari masa lalu, dalam setiap kabinet Presiden RI selalu ada putra Kalsel yang menjadi menteri.

“Sekali lagi itu hak presiden untuk mengangkat menteri, yang terpenting bagaimana memenangkan paslon 01,” kata politisi PPP ini.

Ketika disinggung kesiapan jika diminta menjadi menteri? Rudy menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi-Ma’ruf Amin jika diamanahkan rakyat untuk kedua kalinya.

“Saya dulu ketua timses Prabowo-Hatta, dan kita menang di Kalsel. Sekarang saya di posisi Pak Jokowi, insya Allah kita menang,” katanya.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Andi Oktaviani