Akhir Tahun 2022, Renovasi Stadion 17 Mei Ditarget Rampung, Bisa Jadi Markas PS Barito Putera

0

CUKUP lama Stadion 17 Mei tidak menyuguhkan laga sepakbola atau even olahraga, usai direnovasi Pemprov Kalimantan Selatan dengan mengucurkan dana belasan hingga puluhan miliar dalam beberapa kali tahun anggaran.

BAGAIMANA kondisi Stadion 17 Mei di Jalan Jafri Zamzam, Teluk Dalam, Banjarmasin? Pantauan jejakrekam.com, tribun utama stadion kebanggaan warga Banua ini tampak hampir rampung, bahkan sudah berkelas nasional.

Hingga, Stadion 17 Mei pun sempat menjadi venue cabang olahraga sepakbola Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Zona III 2022 dengan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumahnya.

Gara-gara Stadion 17 Mei ini dipermak, markas PS Barito Putera terpaksa sempat dipindah ke Yogyakarta hingga Stadion Demang Lehman Martapura untuk menjamu para rivalnya dalam mengarungi ajang Liga 1 Indonesia.

BACA : Sudah Telan Dana Puluhan Miliar Dari APBD Kalsel, Kapan Renovasi Stadion 17 Mei Selesai?

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel Hermansyah memastikan proyek renovasi bangunan Stadion 17 Mei  di Jalan Jafri Zamzam, akan rampung pada akhir 2022 ini.

“Proyek fisik ini digarap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel. Proyek ini lanjutan pada 2021 lalu, karena sempat tertunda karena pandemi Covid-19, sehingga dilanjutkan pada 2022,” tutur Hermansyah kepada jejakrekam.com, Jumat (4/11/2022).

BACA JUGA : Stadion 17 Mei Belum Rampung Karena Terkendala Anggaran, Masyarakat Diharap Bersabar

Menurut Hermansyah, proyek renovasi tribun Inggris di Stadion 17 sudah diambilalih ileh Dinas PUPR Kalsel, sehingga secara penggarapan pekerjaan fisiknya menjadi tanggung jawab dalam penyelesaian dinas teknis itu.

“Saya yakin renovasi itu akan selesai dan siap dipergunakan , karena proyek renovasi itu hanya merenovasi tribun. Jadi, PS Barito Putera tahun depan akan bisa memanfaatkannya,” kata mantan pejabat Pemkot Banjarmasin ini.

BACA JUGA : Ingin Kepastian Stadion 17 Mei Rampung, Komisi IV Undang PUPR dan Dispora

Dikutip dari data LPSE Provinsi Kalimantan Selatan, sejak 2013 sudah digarap perencanaan renovasi Stadion 17 empunya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel senilai Rp 340 juta dari APBD Kalsel 2013. Termasuk, penyusunan dokumen upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan (UKL/UPL) bernilai Rp 150 juta dan konsultan manajemen konstruksi sebesar Rp 441 juta lebih.

Hingga proyek renovasi Stadion 17 dimulai pada APBD 2014 dengan anggaran Rp 19,5 miliar digarap PT Adhi Karya (Persero) asal Balikpapan. Kemudian, ada lagi proyek DED Stadion 17 Mei bernilai Rp 481 juta lebih dikerjakan CV Praktira Konsultan.

BACA JUGA : Digelontor Dana APBD 2022 Rp 19 Miliar, Tribun Inggris Stadion 17 Mei Direnovasi

Cukupkah? Melalui pos Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel pada APBD 2019 dialokasikan dana Rp 13,4 miliar untuk belanja modal dan renovasi sarana dan prasarana di Stadion 17 Mei dimenangkan PT Mirtada Sejahtera asal Banda Aceh.

Hingga proyek renovasi plus konsultan pengawas tahap II kembali dikelola Dinas PUPR Kalsel. Nilainya cukup fantastis mencapai Rp 43,5 miliar, namun dinegosiasi pemenang kontrak, PT Sinar Cerah Sempurna asal Semarang seharga Rp 36,4 miliar lebih. Sedangkan, konsultan pengawas dikucurkan dana Rp 1 miliar lebih digarap PT Tema Karya Mandiri Palangkaraya. Semua sumber dana itu berasal dari APBD Kalsel tahun 2020.

BACA JUGA : Jika Proyek Stadion 17 Mei Gagal Mengancam Reputasi Gubernur Kalsel

Nah, jika ditotal dari semua rangkaian proyek baik perencanaan maupun pekerjaan fisik baik ada di Dinas PUPR Kalsel maupun Dispora Kalsel telah menelan dana puluhan hingga ratusan miliar.

Teranyar pada 2022, renovasi tribun Inggris pada APBD Kalsel 2022 berpagu anggaran Rp. 19.030.720.700. Proyek Dinas PUPR Kalsel ini kemudian dimenangkan tendernya oleh PT Citra Karya Agung dari Banda Aceh dengan harga kontrakRp 17.238.905.193, sejak lelang pada 7 Februari 2022.

Sementara, untuk kontraktor pengawas dengan pagu anggaran Rp 900 juta dimenangkan PT Sigma Rekatama Consulindo, dengan nilai kontrak Rp. 775.612.500.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.