Husairi Abdi

Ada…Pistol!!, Cekcok Kawanan Driver Gojek Vs Pemesan di Citra Land, Ini Kronologinya!

0

CASH on Delivery (COD) tidak dibayar berujung cekcok antara driver Gojek dengan pengorder. Bahkan, nyaris saja terjadi pengeroyokan hingga sang pemesan dikabarkan sempat mengeluarkan pistol.

PERISTIWA ini pun terekam dalam video amatir dan viral di media sosial pada Kamis (3/3/2022). Karena COD diduga fiktif, komunitas ojek online (ojol) mencari pelaku pemesan. Ada pistol, ada pistol, begitu sang perekam mengabarkan ketika puluhan driver Gojek tengah mengepung sebuah mobil di ruas jalan komplek perumahan elite Citra Land.

“Ada pemesan untuk dibelikan pakaian lewat Gojek. Nilainya lumayan besar Rp 350 ribu. Pemesan itu diketahui berada di komplek perumahan Bunyamin Residence, Jalan A Yani Km 7, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar,” ucap Imran, driver Gojek bercerita kepada jejakrekam.com, Kamis (3/3/2022).

Begitu pesanan hendak diantar sang ojol, ternyata nomor kontak pemesan tidak bisa lagi dihubungi. Karena hari sudah malam, baru keesokan harinya driver Gojek ingin mengantar ke pemesan. “Entah kenapa, ternyata ojol dan pemesan bertemu di Citra Land. Keduanya sempat adu mulut, karena si pemesan berjanji akan mentransfer uang sesuai harga,” katanya.

BACA : Jadi Pemegang Saham Super App Air Asia, Gojek Fokuskan Investasi di Singapura dan Vietnam

Merasa rekannya tertipu, Imran bersama pengojol pun sontak terbangun solidaritasnya. Hingga sempat terjadi pergumulan. Bahkan, menghebohkan pengunjung dan penghuni kawasan perumahan elite itu.

Kapolsek Kertak Hanyar Iptu Agung Kristanto membenarkan peristiwa yang sempat menghebohkan di perumahan Citra Land, Jalan A Yani Km 7,8, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kamis (3/3/2022) pukul 16.00 Wita. “Namun, kasus ini sudah diambil alih Polres Banjar,” kata Agung singkat.

Dihubungi terpisah, Kasi Humas Polres Banjar Iptu Suwarji juga mengakui adanya keributan antara driver Gojek dengan pemesan. Mereka yang terlibat dalam Mansyur (24 tahun) driver Gojek, warga Sangabi Desa Handiwung, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalteng. Kemudian, rekan ojol lainnya Ikhsan Camel (24 tahun), Jalan Alalak Selatan RT 01 Banjarmasin. Sedangkan, sang pemesan atau kostumer Gojek adalah Agus Maulana (29 tahun), warga Bunyamin Residence.

BACA JUGA : Ratusan Mitra Gojek Kalsel Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Kasi Humas Polres Banjar menguraikan kronologi kejadian pada Rabu (2/3/2022) sekitar pukul 22.15 Wita, Agus Maulana memesan barang dengan sistem COD kepada driver Gojek lewat apliasi dengan titik tujuan Jalan Raya Banjar Indah Permai 1, Pemurus Dalam.

Berikutnya, driver Gojek  Mansyur mengambil barang tersebut dari Agus Maulana di seberang Jalan Komplek Bunyamin Residence untuk diantar sesuai titik tujuan.

 “Karena tidak ada orang di lokasi tujuan, Mansyur menghubungi  Agus Maulana. Oleh Agus Maulana di katakan bahwa titik tujuan salah. Bukan di Banjar Indah tetapi di Jalan Jafri Zamzam II Gang ABC. Nah, setelah sampai di lokasi tersebut penerima  juga tidak ditemukan oleh Mansyur,” beber Iptu Suwarji.

BACA JUGA : Sampah Sisa Aksi Demo di Jalan Lambung Mangkurat Dipungut Komunitas Ojol

Hingga berlanjut pada Kamis (3/3/2022) pukul 15.30 Wita, Mansyur mendatangi Agus Maulana di kediamannya. Saat itu, Mansyur pun ingat pelat nomor Honda Brio yang dikendaraai Agus Maulana. Kemudian, mengecek data dari aplikasi bayar STNK.

“Saat itu, Mansyur mengajak rekan-rekannya ke rumah Agus Maulana. Mereka berniat untuk mengembalikan barang pesanan kepada pemesan, Agus Maulana,” kata Suwarji.

Kemudian, Mansyur bersama rekan-rekannya meminta uang COD sebesar Rp.347.888. Namun, Agus Maulana tak kunjung mengembalikan uang COD tersebut. Hingga, terjadi keributan bahkan sampai Agus Maulana mengeluarkan parang yang ada di rumahnya guna mengusir Mansyur dan kawan-kawan.

“Karena terus didesak mengembalikan uang DOC, akhirnya Agus Maulana meminta Mansyur mengikutinya ke ATM di parkir Hospital Mitra Citra di komplek Citra Land,” katanya.

BACA JUGA : Driver Ojol Mengeluh GPS Error: Domisili di Banjarmasin, Terdeteksi di Makassar

Surat perdamaian antara driver Gojek dengan pemesan usai keributan di Polsek Kertak Hanyar. (Foto Istimewa)

Dari sinilah, terjadi aksi saling dorong dan pergumulan, karena driver Gojek terus mendesak kepada Agus agar segera membayarnya. Saat itu, Briptu Harno yang tengah bertugas di RS Citra Mitra Hospital mengamankan Agus Maulana masuk ke mobilnya. Rencananya hendak dibawa ke Polsek Kertak Hanyar.

BACA JUGA : Pengendara Ojol Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos

“Ternyata Mansyur dan rekan driver Gojek mengira Agus Maulana melarikan diri. Hingga mengejar mobil dan menghentikan dengan cara menabrak bagian depan oleh Ikhsan Camel,” urai Suwarji.

Suasana makin panas, hingga Briptu Harno memperkenalkan diri sebagai anggota Polri, meski tak mengenakan pakaian seragam dinas. Makin panas, banyak driver Gojek yang berkerumun, hingga Briptu Harno mengeluarkan pistol guna menenangkan massa.

Hingga disepakati bertemu di Polsek Kertak Hanyar. Kedua belah pihak melalui mediasi dan kekeluargaan akhirnya menyepakati berdamai dengan meneken surat perdamaian di atas materai.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.