Sandang Bintang Satu, Danrem 102/Pjg Brigjen Putra Komitmen Wujudkan Kalteng Berkah

0

CUKUP lama menyandang pangkat kolonel dalam karier militer, akhirnya Danrem 102/Panju Panjung bisa menyandang satu bintang di pundaknya.

PANGKAT jenderal bintang satu TNI AD ini pun resmi disematkan kepada Brigjen TNI Yudianto Putrajaya dalam upacara laporan korps kenaikan pangkat perwira tinggi (Pati) TNI oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (13/10/2021).

Karier militer Yudianto Putrajaya yang akrab disapa Putra ini tergolong cukup moncer. Usai lulus dari Akademi Militer (Akmil) tahun 1993 di cabang infanteri, hampir 17 tahun karier komandonya dihabiskan di Kesatuan Kopassus.

Di kesatuan kombatan ini, Putra pun pernah mengecap jabatan komandan unit (danunit), danton, danki, kasi, wadan, komandan sekolah Para hingga Danyon 21 Group-1 Kopassus pada 2009. Selepas itu, Putra pun menjabat Pabandya Binkar Spers Kopassus.

Penugasan operasi militer pernah diikuti Putra seperti di Timor Timur pada 1996, Irian Jaya pada 1998 dan Aceh tahun 2006. Hingga, dalam jenjang militernya, Putra pun tergabung ke komando pembinaan dan operasional kewilayahan militer TNI AD.

BACA : Kolonel Yudianto Putrajaya Resmi Jabat Danrem 102/Panju Panjung

Pada 2010, Putra pun memimpin Kodim 1309/Manado, berakhir pada 2011. Dari seorang dandim, pengabdian Putra berlanjut ke satuan Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Jabatan yang pernah dipegangnya dari Waaspers Kasdif-1/Kostrad, Waaspers Kas Kostrad, Aspers Kasdif-1/Kostrad hingga 2014.

Setelah mengabdikan diri di Kostrad, Putra dipercaya menduduki posisi Aspers Kasdam Jaya. Ternyata pada 2015, Putra kembali lagi ke Kostrad dengan jabatan sebagai Aspers Kaskostrad. Nah, dari situ, akhirnya Putra pun bisa memimpin Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 101/Antasari di Kalimantan Selatan yang memiliki wilayah teritorial di bawah Kodam VI/Mulawarman.

Saat menjelang Hari Pangan Sedunia, kiprah Putra pun dengan motto bergerak (berjuang gelorakan rakyat) bahu-membahu dengan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mewujudkan kawasan Jejangkit, Barito Kuala (Batola) menjadi lumbung lahan dengan cetak sawah baru pada 2018.

BACA JUGA : Ingin Menjadi Tentara yang Berdedikasi, Ini Tips dari Kolonel Yudianto Putrajaya

Usai dari Kalsel, Putra pun ditarik Mabes TNI AD untuk menjabat Paban V/Bakti TNI Sterad. Hingga pada September 2021, Putra pun memimpin Korem 102/Pjg Kalimantan Tengah yang bertipe A, sehingga sang komandan harus bintang satu atau berpangkat brigadir jenderal.

“Alhamdulillah, saya baru saja dilantik dan resmi sandang bintang. Terima kasih Panglima TNI Pak Marsekal Hadi Tjahjanto,” kata Brigjen TNI Yudianto Putrajaya kepada jejakrekam.com, Rabu (13/10/2021).

Putra yang sempat mengecap pendidikan di Lemhanas ini memastikan komitmen dan dedikasi sebagai Danrem 102/Pjg untuk aktivitas pembinaan teritorial.

BACA JUGA : Sukseskan Program Food Estate, Danrem 102/Pjg Satukan Frekuensi dengan Dinas TPHP Kalteng

“Tugas TNI merupakan komponen bangsa untuk membantu akselerasi pembangunan di daerah dan dalam mengatasi kesulitan masyarakat. Ini sesuai dengan motto yang moto Korem 102 Panju Panjung Berkah. Berkah itu kepanjangan dari Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah dan Harmoni,” imbuh Putra.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.