Juara Umum Karate Popda Kalsel, Ketua FORKI Banjarmasin : Atlet Dipersiapkan Menuju Porprov 2022

0

KETUA Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Banjarmasin, Johansyah Muchlis mengaku bangga sekaligus bersyukur dengan torehan prestasi anak didiknya dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalsel tahun 2021 ini.

DARI rangkaian pertandingan di Popda Kalsel dihelat di Gedung Futsal Borneo di Jalan HKSN Banjarmasin, Rabu (14/7/2021) lalu, kontingen karateka asal ibukota Kalsel ini keluar sebagai juara umum.

Dengan torehan 5 emas dan 6 perunggu atau totalnya 11 medali dalam cabor karate di Popda Kalsel 2021 ini. Posisi kedua ditempati Banjarbaru dengan koleksi 4 emas, 6 perak dan 3 perunggu, bertotal 13 medali. Sedangkan, posisi ketiga direbut kontingen Banjar dengan 9 medali terdiri dari  3 emas, 3 perak dan 3 perunggu.

Posisi keempat diduduki kontingen para pelajar asal Tanah Bumbu dengan mengoleksi empat medali, terdiri dari satu emas dan perak plus dua medali perunggu.

Dengan titel juara umum ini, apalagi pada laga terakhir kelas bebas, Raihani Irpanda, karateka Banjarmasin terbukti sukses mengandaskan karateka Banjarbaru, M Raihan Wiratama. Hingga akhirnya mengunci posisi sebagai juara umum di cabor karate pada Popda Kalsel kali ini.

“Atlet yang bertanding di Popda Kalsel kali ini memang mewakili sekolah masing-masing dari SD hingga SMA. Namun, mereka semua merupakan atlet di bawah binaan FORKI Banjarmasin,” ucap Johansyah Muchlis kepada jejakrekam.com, Minggu (18/7/2021).

BACA : Usai Karate, Paman Birin Ingin Pesilat Kalsel Pecahkan Rekor MURI

Ia mengungkapkan para atlet tersebut merupakan salah satu bagian dari atlet-atlet yang akan dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel pada tahun depan di Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS).

“Tentu saja di ajang Popda Kalsel bisa menjadi wahana bagi mereka untuk makin memperkuat mental dan semangat bertanding. Makanya,  kami akan tetap melakukan seleksi dengan hasil seleksi itu akan dijadikan atlet yang bisa mengikuti Porprov Kalsel 2022 di HSS nanti,” papar jaksa senior ini.

Dengan model latihan yang sedikit berubah di masa pandemi Covid-19, Johansyah mengatakan tetap bangga dengan torehan prestasi itu. Apalagi, Banjarmasin bisa mempertahankan jati dirinya sebagai ‘gudangnya’ karateka Banua.

“Dalam menghadapi Popda Kalsel tahun ini, kami memang menyiasati dengan latihan tidak banyak orang, asalkan tetap latihan. Namun, ternyata atlet karate Banjarmasin bisa menyuguhkan pretasi yang luar biasa, ini bagian dari pembinaan cabor karate sejak usai dini,”ucapnya.(jejakrekam)

Penulis Iman Satria
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.