Malam-Malam Ramadhan Terakhir, Banjarbaru Kini Semarak Bertabur Cahaya Lampion

0

BANJARBARU bertabur aneka cahaya dalam Festival Salikur Banjarbaru 2021 digelar Minggu (2/5/2021) bertepatan dengan malam 21 Ramadhan 1442 Hijriyah.

FESTIVAL tahunan untuk menyemarakkan malam salikuran yang menjadi tradisi masyarakat Banjar ini pun dihidupkan kembali oleh Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin, bertepatan dengan rangkaian Hari Jadi ke-22 Kota Idaman ini.  

Tercatat ada 55 rukun tetangga (RT) di Kota Banjarbaru mengikuti festival dengan menyuguhkan lomba tanglong. Program ini pun mendapat sokongan dari Bank Kalsel.

Khairil Anwar, salah satu penggagas acara menyebutkan memang ada 55 peserta yang mengikuti acara dilepas secara simbolis oleh Walikota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin bersama pejabat terasnya di depan Balai Kota, Jalan Panglima Batur. Tampak, iring-iringan bus wisata yang berkeliling kota menandai festival ini. Bahkan, acara yang dihelat di Tugu Bundaran pun tampak meriah, selepas shalat Tarawih.

Menurut Khairil, acara ini diikuti banyak RT ini akan dinilai Dewan Juri dengan berkeliling kampong dimulai sejak 21 Ramadhan hingga malam menyambut Idul Fitri 1442 Hijriyah.

“Tak hanya lomba tanglong berhadiah jutaan rupiah, turut pula dilombakan fotografi secara terbuka bagi masyarakat umum,” ucapnya.

BACA : Malam Terakhir Ramadhan, Pemkot Banjarbaru Lestarikan Tradisi Badamaran

Ia pun menyilahkan bagi masyarakat yang ingin melihat malam nan cantik demi memeriahkan tradisi malam salikuran bisa melihat titik-titik peserta lomba. Khairil menambahkan bagi warga Kota Banjarbaru dan sekitarnya mau tahu dimana saja titiknya, bisa klik hastag ini; #FESTIVALSALIKURBANJARBARU2021

“Sebab, para peserta sejak 21 Ramadan 1442 Hijriyah sudah mengupload foto lingkungan RT masing-masing dengan hastag itu,” ucapnya.

Mantan wartawan ini menegaskan Festival Salikur Banjarbaru, mengingatkan kepada publik bahwa bulan Ramadhan tahun ini sudah memasuki hari-hari terakhir, hingga nanti menyambut hari kemenangan.

Khairil pun mengajak untuk mengisi hari-hari terakhir Ramadhan ini dengan memperbanyak amal ibadah serta hal-hal yang bermanfaat. Jadilah, wajah kampong-kampung yang ada di Kota Banjarbaru penuh warna tanglong atau lampion bernafaskan Islam, seperti tanglong bulan sabit, berbentuk kubah dan lainnya.(jejakrekam)

Penulis Rahm Arza
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.