Bertemu Guru PAUD/TK dan Pelaku UMKM, Ini yang Dijanjikan Cawali Banjarbaru Gusti Iskandar

0 196

CALON Walikota Gusti Iskandar Sukma Alamsyah bertemu dengan para guru PAUD/TK dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di kediaman Wakil Koordinator Badan Pengendalian dan Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Dr Muhammad Ramli di Banjarbaru, Senin (19/10/2020).

DI HADAPAN para guru dan pelaku UMKM, calon Walikota Banjarbaru nomor urut 1 ini menegaskan dalam visi-misi dirinya bersama calon Wakil Walikota Banjarbaru AR Iwansyah telah dirangkum dalam Banjarbaru Smart (Sejahtera, Maju, Amanah, Religius dan Transparan).

“Ke depan, jika kami berdua diamanati rakyat untuk menjadi Walikota-Wakil Walikota Banjarbaru, maka pendidikan keagamaan seperti Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan pesantren akan ditingkatkan. Tentu lewat kebijakan anggaran yang ada,” tutur mantan anggota DPR RI asal Fraksi Golkar ini.

Iskandar menegaskan tak hanya honor bagi para pengajar PAUD yang dinaikkan, juga menyentuh honor bagi guru TPA, karena merupakan ujung tombak untuk membina dan mengelola pendidikan bagi kecerdasan dan akhlak anak usia dini.

BACA : Himpun Tokoh Golkar Dan Parpol Pengusung, Gusti Iskandar-Iwansyah Deklarasikan Diri Tatap Pilwali Banjarbaru

Didampingi fungsionaris DPD Partai Golkar Kalsel, Sukhrowardi, Iskandar juga mengatakan dalam dunia birokrasi atau internal di lingkungan Pemkot Banjarbaru tentu fungsi pemerintahan yang baik dan benar harus ditegakkan.

“Dari segi pelayanan, kami akan memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) dengan memberi pendidikan dan pelatihan (diklat). Makanya, penempatan ASN harus sesuai dengan proporsi dan keahliannya,” papar Iskandar.

Impian Iskandar lainnya adalah membangun infrastruktur olahraga berupa stadion di Kota Banjarbaru. Selama ini, diakui Iskandar, fasilitas publik seperti stadion olahraga juga beralih fungsi menjadi pasar.

“Saya tegaskan, bukan tidak mendukung adanya pasar, melainkan lokasi para pedagang itu bisa dicari lokasi lain. Apalagi, wilayah Banjarbaru ini masih banyak lahan yang kosong. Kenapa harus tumpang tindih antara pasar dan stadion?” ucap mantan Plt Ketua DPD Partai Golkar Kalsel ini.

BACA JUGA : Intip Harta Kekayaan 3 Paslon Kontestan Pilwali Banjarbaru 2020; Dari Belasan Juta Hingga Puluhan Miliar

Untuk bidang kesehatan, Iskandar menjanjikan bagi pimpinan atau pengajar pondok pesantren (ponpes) yang sakit diberikan layanan prima di RSUD Idaman Banjarbaru dan gratis alias ditanggung pemerintha kota.

“Hal ini sudah bisa diterapkan di Martapura (Kabupaten Banjar) dan Barabai (Kabupaten Hulu Sungai Tengah). Lantas kenapa Banjarbaru belum bisa menerapkan itu? Padahal, di sini banyak punya ponpes,” sindirnya.

Termasuk, Iskandar menegaskan dalam kebijakan Balai Kota ke depan juga memberikan gizi gratis bagi bayi berusia 0-1.000 hari.

Berlatar belakang pengusaha serta pernah menjabat Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kalsel periode 1996-1999, Iskandar pun juga berdialog dengan pelaku UMKM, kebanyakan merupakan pengrajin tempe di Banjarbaru.

BACA JUGA : Saling Tebar Senyum, Tiga Paslon Walikota-Wakil Walikota Banjarbaru Berebut Nomor Urut

Ketua Fraksi Golkar DPRD Banjarmasin Sukhrowardi yang hadir dalam dialog itu menilai sosok Gusti Iskandar bersama AR Iwansyah sangat layak memimpin Kota Banjarbaru ke depan.

“Tentu saja, orang baik akan memilih orang baik juga. Saya sendiri sudah lama mengenal saudara Gusti Iskandar. Dari sisi pengalaman politik dan pemerintahan, dia pernah menjadi anggota DPRD Kalsel hingga DPR RI. Jadi, tidak ada alasan meragukan kemampuannya dalam mengelola pemerintahan ke depan,” ucap Sukhrowardi.

Tak hanya mumpuni dari sisi skill, Sukhrowardi pun mengamati Gusti Iskandar tergolong dari keluarga berpunya, sehhingga ketika menjabat tidak mungkin mengeruk kekayaan. “Istilah orang Banjar, kada bacari lagi. Jadi, apa yang ingin diwujudkan Gusti Iskandar adalah pengabdian bagi Kota Banjarbaru,” tandasnya.(jejakrekam)

Penulis Rahim
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.