ACT

Bakal Ada Empat Petarung, Gerindra Isyaratkan Usung Kader di Pilwali Banjarmasin

0 1.033

EVEN pemilihan Walikota-Wakil Walikota (Pilwali) Banjarmasin pada Desember 2020 mendatang memasuki babak baru. Hingga kini, peta persaingan antar kubu kandidat pelan-pelan mulai terlihat.

SEKDA Provinsi Kalimantan Selatan Abdul Harris Makkie, bakal maju dengan menggandeng Ketua Umum Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) Pusat H Yuni Abdi Nur Sulaiman yang juga kader Golkar.

Sang petahana, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina masih malu-malu kucing mengumumkan figur yang akan mendampinginya. Meski kabar beredar Ibnu bakal menggandeng Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Arifin Noor menjadi calon Wakil Walikota Banjarmasin.

Lantas bagaimana arah dukungan partai politik? Perolehan 6 kursi, Partai Gerindra menentukan arah kekuatan figur yang akan bertanding di Pilwali Banjarmasin pada akhir tahun nanti.

BACA : Gerindra Usung Cawagub Difriadi Darjat, Siap Koalisi ke Demokrat

Sadar dengan bargaining position (posisi tawar), Gerindra akan mengusung kader sendiri. Hal ini ditegaskan Ketua DPC Gerindra HM Yamin, kepada jejakrekam.com, Sabtu (11/7/2020).

Meskipun bakal mengusung kader sendiri, Yamin enggan memberikan nama figur yang dicalonkan di Pilwali Banjarmasin pada Desember nanti.

“Kalau harus dibocorkan nama (bakal calon walikota), kan masih belum pasti lagi. Yang pastinya keinginan dari Partai Gerindra ingin mengusung kader terbaik,” ucap Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin ini.

BACA JUGA : Jelang Pilwali Banjarmasin, Sekretaris Gerindra Kalsel Diduetkan Bersama H Sam’ani

Yamin menyiratkan figur yang diusung partai besutan Prabowo Subianto ini pernah disampaikan sang Ketua DPD Gerindra Kalsel H Abidin, beberapa waktu lalu. Nama yang dimaksud H Abidin ketika itu adalah seorang pengusaha, H Sam’ani dipasangkan dengan Sekretaris DPD Partai Gerindra Kalsel Ilham Noor.

“Yang sering disebut-sebut ini calon yang pernah disampaikan oleh Ketua DPD Gerindra Kalsel  sewaktu mendampingi untuk mendaftar calon walikota di DPC Gerindra Kota Banjarmasin,” ujar Yamin. 

Dia memastikan jika kader yang akan diusung partai, maka DPC Gerindra Kota Banjarmasin akan berjuang all out untuk memenangkan Pilwali Banjarmasin.

BACA JUGA : Paman Birin Ajak Gerindra Bernostalgia Kembali di Pilgub Kalsel 2020

Dengan perolehan 6 kursi di DPRD Kota Banjarmasin hasil Pemilu 2019, Yamin mengakui masih melakukan penjajakan politik dengan elite parpol lainnya.

Ini demi memenuhi minimal 20 persen kursi di DPRD Kota Banjarmasin guna mengatasi hambatan ambang batas parliamentary threshold (PT) yang diharuskan dalam peraturan perundang-undangan.

Praktis Gerindra harus membentuk koalisi parpol, minimal dapat tambahan 3 kursi di DPRD Banjarmasin agar bisa membentuk kongsi politik.

“Kami masih menjajaki kemungkinan koalisi, baik dengan Partai Demokrat, PPP, PKB dan PBB. Secara prinsipnya, kami masih melakukan komunikasi politik,” cetus Yamin.

BACA JUGA : Diisukan Berduet dengan Walikota Ibnu Sina, Arifin Noor : Tunggu September Nanti

Di sisi lain, dia mengakui peta dukungan Gerindra masih bisa berubah, sesuai dengan kalkulasi pertimbangan politik jelang Pilwali Banjarmasin 2020.

“Namanya politik masih dinamis, sebelum keluar rekomendasi dari DPP Gerindra, semuanya bisa berubah,” imbuh Yamin.

Diwartakan sebelumnya, DPC PKB Kota Banjarmasin disuarakan Hilyah Aulia sang ketua cabang bersama sekretarisnya, Zainal Hakim juga memiliki keinginan yang sama untuk mengusung calon dari kader internal partai.

BACA JUGA : Berduet dengan Arifin? Walikota Ibnu Sina Kembali Rajut Komunikasi Parpol Pengusung

Sementara itu, Partai Demokrat condong untuk mengusung sang incumbent Ibnu Sina di Pilwali Banjarmasin. Diprediksi, Pilwali Banjarmasin akan sedikitnya diikuti tiga atau empat pasang calon, termasuk kandidat dari jalur independen jika lolos verifikasi faktual yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Banjarmasin Khairul Saleh-Habib Ali Al-Habsyi di KPU.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.