ACT

Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Gubernur Syarkawi Diprediksi Selesai Malam Ini

0 784

PIPA distribusi air baku diameter 1.200 milimeter dari Intake Sungai Tabuk ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pramuka di Jalan Gubernur Syarkawi, Sungai Tabuk, mengalami kebocoran Jumat (15/2/2019) sore. Hingga Sabtu (16/2/2019) sore, tim teknis yang diterjunkan PDAM Bandarmasih masih melakukan perbaikan dan penggantian dengan pipa yang baru.

DIREKTUR Operasional PDAM Bandarmasih Supian mengungkapkan sejak Jumat (15/2/2019) malam, tim sudah bekerja mengidentifikasi pipa yang bocor dan berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk pengamanan lokasi.

“Pipa yang bocor itu untuk penyaluran air baku dari Intake Sungai Tabuk ke IPA Pramuka. Normalnya, suplai air baku yang disalurkan melalui pipa distribusi dari Intake Sungai Tabuk ke IPA Pramuka mencapai 4.600 meter kubik/jam,” ucap Supian.

BACA :  Pipa Bocor di Jalan Gubernur Syarkawi Baru Esok Hari Bisa Diperbaiki

Akibat kebocoran itu, Supian menyebut suplai air yang didistribusi mengalami pengurangan cukup dratis, hingga volume air baku hanya bisa masuk ke IPA Pramuka sebanyak 1.200 meter kubik/jam. “Jadi, hampir 70 persen terjadi pengurangan distribusi air baku yang diolah di IPA Pramuka,” kata Supian.

Menurutnya, pengolahan air bersih di IPA Pramuka melayani Banjarmasin Timur dan Banjarmasin Selatan dan sebagian Banjarmasin Utara hingga Banjarmasin Barat. Dengan adanya pengurangan volume air yang diolah, Supian mengatakan pihaknya terus berupaya agar pipa yang bocor bisa segera teratasi.

Alat berat dan peralatan berikut tim teknis sudah diterjunkan PDAM Bandarmasih sejak Sabtu (16/2/2019) pagi. Menurut Supian, jika pekerjaan bisa maksimal, maka perbaikan pipa yang bocor di Jalan Gubernur Syarkawi bisa selesai pada Sabtu (16/2/2019) malam, sekitar pukul 20.00 Wita.

“Setelah malam ini selesai, otomatis produksi akan kita optimalkan produksi akan normal kembali,” ucapnya.

BACA JUGA:  Pipa Bocor di Jalan Gubernur Syarkawi, Air Leding Mendadak Mati Total

Hanya saja, beber Supian, karena saat mengirim air menggunakan perpipaan tentunya tidak langsung semua pelanggan akan mendapatkan air leding. Supian menyebut kemungkinan Minggu (17/2/2019), pukul 04.00 Wita bisa optimal dalam mendistribusikan air ke seluruh pelanggan yang dekat dengan instalasi, seperti Banjarmasin Timur dan Selatan. “Tentunya akan berdampak kembali normal,” katanya.(jejakrekam)

 

Penulis Arpawi
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.