ACT

Masih Rp 1 Juta/Bulan, Gaji Guru Honorer Minta Dinaikkan

0 1.447

SAAT Rapat Paripurna DPRD Kalsel pengesahan Raperda Daerah Aliran Sungai (DAS) menjadi Perda, anggota Komisi IV Haryanto melakukan interupsi.

IA menyuarakan honor guru dan tenaga kependidikan non PNS yang belum layak. Untuk itu, ia mengusulkan Pemprov Kalsel menaikkan gaji ribuan guru dan tenaga kependidikan honorer di Kalsel, yang sejak 2017 hingga sekarang hanya sekitar Rp 1 juta per bulan.

Padahal, beban tugas para guru non PNS tersebut cukup berat,, karena bekerja mulai pukul 7.30 hingga pukul 15.30.

“Untuk menunjang dunia pendidikan, saya harap Pemprov Kalsel pada t2019 nanti bisa menambah honor guru non PNS ini,” ujarnya di hadapan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, dan Ketua DPRD Kalsel Burhanuddin.

BACA : HUT PGRI ke-73, Walikota Ibnu Sina Janjikan Kenaikan Gaji Guru Honorer

Ia mengungkapkan telah menyampaikan usulan ini sejak awal 2018 lalu saat pertemuan dengan jajaran Dinas Pendidikan Kalsel, namun belum ada tanggapan. Karena itu, ia menyampaikannya langsung kepada gubernur.

“Saat ini, jumlah guru dan tenaga kependidikan non PNS di Kalsel sebanyak 5.971 orang dengan honor Rp 1 juta per bulan. Untuk 2019, kami harap Pempriv Kalsel bisa menaikan pendapatan mereka hingga 50 persen atau menjadi Rp 1.5 juta per bulan,” bebernya.

Menurutnya, dengan jumlah guru dan tenaga kependidikan yang ada, Pemprov Kalsel mengaloksikan APBD senilai Rp 71 miliar. “Kami berharap bisa menambah 50 persen atau sekitar Rp 36 miliar lagi,” ucapnya.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, menanggapi positif usulan tersebut. Mengingat guru dan tenaga kependidikan sangat memberikan andil dalam memajukan pendidikan di Kalsel.

“Saya sependapat dengan usulan itu. Jika ada usulan kenaikan dewan harus mendukunya pula dalam rapat pembahasaan anggaran,” kata Sahbirin Noor.(jejakrekam)

Penulis Ipik Gandamana
Editor Andi Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.