ACT

Bobo Berubah Menjadi Toko dan Sarang Burung Walet

0 298

BAGI mereka yang menikmati masa anak-anak sekitar tahun 1980-an dan 1990-an, tentu masih ingat dengan keberadaan wahana permainan anak bernama Bobo, di Jalan Pasar Baru, Banjarmasin Tengah.

DULU, sebelum maraknya wahana permainan anak, Bobo sempat menjadi pilihan utama warga Banjarmasin dan sekitarnya. Bangunan ruko berkeramik putih dengan tulisan Bobo, mengambil nama sebuah majalah anak-anak yang pernah berjaya di tahun 1990-an itu, kini, nama Bobo sudah menghilang, seiring beralih fungsinya bangunan itu.

Juru parkir di kawasan Pasar Baru, Fahrul, mengakui dulu tiap akhir pekan, wahana permainan Bobo menjadi pilihan warga untuk menikmati hiburan murah dan meriah.

“Dulu, areal parkir ini penuh dengan kendaraan bermotor. Tiap akhir pekan dan hari libur, tamu-tamu berdatangan, tak hanya dari Banjarmasin, namun juga luar Kalsel,” beber Fahrul kepada jejakrekam.com, Sabtu (11/1/2020).

BACA : Lagi, Banjarmasin Punya Kampung Bermain Di Gang Pembina II Komplek Rahayu

Wahana permainan anak itu lambat laut berganti dengan arena ketangkasan sepatu roda dan rumah biliar. Seingat Fahrul, sekitar tahun 2005, wahana ketangkasan Bobo itu meredup dengan hadirnya wahana lainnya, misalnya seperti di Mitra Plaza dan Ramayana di Jalan Pangeran Antasari.

“Sekarang, permainan anak tak bisa lagi bersaing. Di era digital, anak-anak lebih senang bermain ponsel pintar. Apalagi, kini di Banjarmasin juga banyak taman-taman berisi permainan seperti di RTH Kamboja dan Banua Anyar, serta Taman Edukasi Banua di Jalan AS Musyaffa,” ujarnya.

Warga sekitar, Azhar, mengatakan Bobo telah dijual pemiliknya. Sekarang, menjadi toko agen makanan ringan untuk di lantai dasarnya. “Di lantai dua menjadi gudang, sementara lantai atasnya menjadi wadah sarang burung walet,” katanya.

Mansyah, warga di kawasan Pasar Baru, bangunan tersebut sekarang pemiliknya adalah Yasir (H Agau). “Memang, di lantai tiganya dijadikan sarang burung walet. Saya tidak mengetahui apakah sudah ada hasilnya dari sarang burung walet tersebut,” katanya.(jejakrekam)

Penulis Sirajuddin
Editor Andi Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.