Para Korban Terbakarnya KM Satya Kencana IX Pertanyakan Kepastian Ganti Rugi

TRAGEDI kebakaran KM Satya Kencana IX di perairan Tanjung Selatan, turut menghanguskan 90 unit kendaraan bermotor. Kapal milik PT Darma Lautan Utama itu terbakar di Laut Jawa, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (4/8/2018) pukul 06.35 Wita.

KM Satya Kencana IX bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Jumat (3/8/2018) dengan membawa 198 penumpang berdasar daftar manifest. Kapal motor yang dinakhodai Sucipto Utomo itu mengangkut kendaraan sebanyak 93 unit, di antaranya 9 sepeda motor, 25 unit mobil kecil, 9 unit truk sedang, dan 50 unit truk besar.

Belum ada pernyataan resmi terkait kerugian materil akibat kebakaran KM Satya Kencana IX milik PT Darma Lautan Utama. Namun kerugian ditaksir puluhan miliar rupiah.

Salah satu korban yang selamat Samsul menuturkan ia bertolak dari Surabaya membawa sepeda motor dan barang pribadinya saat musibah terjadi. Ia pun tidak dapat menyelamatkan satupun barang berharganya.

Samsul mendatangi kantor PT Darma Lautan Utama di Jalan Yos Sudarso, Banjarmasin, untuk mencatat kerugian yang dialaminya. Samsul pun melampirkan berkas-berkas yang dimilikinya. Ia tidak sendirian, ada beberapa orang yang bermaksud sama.

IKLAN TENGAH

“Sesaat sebelum saya pulang ke rumah, memang saya ada dikasih Rp 1 juta untuk pegangan” ucap pria kelahiran Madura ini kepada jejakrekam.com, Senin (6/8/2018).

Ia menjelaskan memang ada janji kerugian akan diganti. Namun, Samsul belum tahu kapan kepastian, termasuk besarannya apakah 100% kerugian diganti atau hanya sebagian.

Kisah ironi Samsul juga dialami korban lainnya Samidi. Dia termasuk korban dalam musibah kebakaran KM Satya Kencana IX di Laut Jawa, yang membuat harta bendanya ludes. “Uang saya ada dalam tas bersama barang lainnya. Ada kartu ATM dan surat nikah dalam dompet bersama uang,” ucap pria asal Tegal, Jawa Tengah ini.

Dia berharap kerugian yang dialaminya dapat secepatnya diganti. Apalagi, uang yang ia miliki digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. “Saya berharap ada kepastian untuk ganti rugi itu,” kata Samidi.

Saat jejakrekam.com, berusaha mengkonfirmasi keluhan para korban terbakarnya KM Satya Kencana IX, Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Banjarmasin, Anton Wahyudi tak berada di tempat. Salah seorang staf kantor itu, mengabarkan bahwa atasannya tengah ke luar dari kantor.(jejakrekam)

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...

Para Korban Terbakarnya KM Satya Kencana IX Pertanyakan Kepastian Ganti Rugi