Tabuh Genderang, Masuki Masa Tenang Banjarmasin Harus Bersih dari Atribut dan Aktivitas Berbau Kampanye Pemilu 2024

0

PENABUHAN genderang bersama menandai apel siaga pengawasan masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 di Banjarmasin.

APEL siaga ini berlangsung di halaman Balai Kota Banjarmasin, Rabu (7/2/2024) digelar Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan.

Penabuhan tambur yang menjadi gendang barongsai dilakukan oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Selatan Heriansyah, Ketua Bawaslu Kalsel Aries Mardiono serta Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin Muhammad Fachrizanoor dan sejumlah pejabat Forkopimda.

Walikota Ibnu Sina mengingatkan pada masa tenang berlaku pada 11-13 Februari 2024 bisa ditaati oleh kontestan Pemilu 2024 baik para calon legislative maupun tim sukses pasangan Capres-Capres dan parpol.

BACA : Belum Masa Kampanye, Bawaslu Kalsel Catat Ribuan Alat Peraga Caleg Pemilu 2024 Melanggar Aturan

“Masa tenang berarti sudah tidak ada lagi kampanye langsung dan tidak langsung, alat peraga kampanye (APK) harus ditertibkan oleh masing-masing peserta Pemilu 2024,” ucap Ibnu Sina yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel ini.

Hal senada juga ditegaskan Aries Mardiono. Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel ini dengan diawali apel siaga, maka proses tahapan pengawasan masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara telah digelar resmi.

“Kami berharap penyelenggaraan Pemilu 2024 terlaksana dengan jujur dan adil serta aman. Kami berharap seluruh anggota Bawaslu dan jajaran bisa mengawasi seluruh TPS yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Kalsel,” kata Aries.

BACA JUGA : 18 Parpol Laporkan Dana Awal Kampanye Pemilu 2024, Terbesar PKS Disusul Demokrat, Partai Garuda Nol Rupiah

Selama tiga hari masa tenang Pemilu 2024, Aries mengingatkan agar kawasan Kota Banjarmasin serta daerah lainnya sudah bersih dari APK.

“Semua aktivitas kampanye harus sesuai prosedur tata cara dan mekanisme. Terkhusus lagi, perlu mencegah praktik politik uang, kecurangan dan pelanggaran lainnya di masa tenang,” kata mantan Ketua Panwaslu Kota Banjarmasin ini.

Menurut Aries, masa tenang ini segala bentuk kampanye dilarang demi memberikan jeda waktu bagi para pemilih untuk menggunakan hak suaranya pada Rabu, 14 Februari 2024 mendatang.

“Dengan menjaga masa tenang itu memberi keheningan dan ketenangan bagi pemilih dalam mencerna informasi dalam menentukan siapa yang akan dipilih dari masa kampanye,” tutur Aries.(jejakrekam)

Penulis Sirajuddin
Editor Ipik Gandamana

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.