Hilal Tak Terlihat di Langit Banjarmasin, Kemenag Kalsel Tunggu Sidang Isbat

0

TAK seperti Muhammadiyah yang sudah mengawali malam pertama Ramadhan 1443 Hijriyah dengan menggelar shalat Tarawih pada Jumat (1/4/2022) malam. Sebab, 1 Ramadhan 1443 H ditetapkan Muhammadiyah jatuh pada Sabtu, 2 April 2022.

PEMERINTAH melalui Kanwil Kementerian Agama (Kanwil) Provinsi Kalsel memastikan menunggu penetapan 1 Ramadhan 1443 H dalam sidang isbat di Kemenag, Jakarta. Pengamatan hilal atau bulan sabit pada Jumat (1/4/2022) sore, pukul 18.28 Wita di Gedung Bank Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel H Muhammad Tambrin mengakui dalam pengamatan hilal di gedung tertinggi di Banjarmasin, memang tidak terlihat karena masih tertutup awan.

“Bah, berdasar imkanur rukyat, jadi positi yang diambil jadi patokan. Memang dalam imkanur rukyat dibagi dalam dua metode. Yakni, hisab dan rukyah,” kata Tambrin kepada awak media, Jumat (1/4/2022) malam.

BACA : Hilal di Kalsel Tak Tampak, Penentuan Hari Raya Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat

Menurut dia, metode hisab menggunakan pendekatan perhitungan setiap tahun. Sedangkan, metode rukyat harus melihat bulan sabit atau hilal sebagai pertanda datangnya bulan dalam kalender Hijriyah.

Tambrin mengatakan berdasar keputusan MABIMS (Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura) menyepakati bahwa posisi hilal harus 3 derajat sebagai tanda datangnya awal bulan dalam kalender Hijriyah, termasuk Ramadhan atau penentuan Idul Fitri atau 1 Syawal.

“Namun, dalam pengamatan kali ini, posisi hilal di bawah dua derajat, sehingga potensinya bisa tidak terlihat,” kata Ketua PBNU ini.

BACA JUGA : Hilal Tertutup Awan, Penetapan 1 Ramadhan Ditentukan Sidang Isbat Kemenag

Namun, Tambrin mengatakan pihaknya tetap menunggu keputusan resmi Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas yang memimpin sidang isbat di Jakarta, dengan mengundang ormas Islam dan perwakilan dari negara sahabat.

“Ada 101 titik pemantauan hilal yang disebar Kementerian Agama di seluruh Indonesia. Termasuk di Kalsel. Jadi, saya tidak bisa mengatakan tidak terlihat hilal hari. Namun, bisa saja di titik lainnya seperti di Pelabuhan Ratu dan Madura dan lainnya, hilalnya terlihat,” tuturnya.

BACA JUGA : Awal Ramadhan 1443/2022 Berpotensi Berbeda, MUI Kalsel Desak THM Ditutup Total

Tambrin mengajak untuk menunggu keputusan sidang isbat dari pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI dan seluruh ormas Islam di Jakarta. “Tunggu saja keputusan resmi pemerintah mengenai penetapan 1 Ramadhan 1443 Hijriyah,” katanya.

Tambrin menyebut di seluruh wilayah Kemenag Provinsi Kalsel juga dilakukan pemantauan hilal. Seperti di Sungai Buluh, Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

“Penetapan titik pengamatan hilal di Sungai Buluh ini sesuai saran Tuan Guru Bakhiet (KH Ahmad Bakhiet). Sebab, di zaman dulu, khususnya ahli falak, hisab dan bathiniyah dari Ponpes Ibnu Amin Pemangkih selalu memantau hilal di tempat itu,” katanya.(jejakrekam)

Pencarian populer:hilal dipelabuhan ratu,rukyah hilal di pelabuhan ratu
Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.