Husairi Abdi

Kasus Covid-19 Melandai, Wabup Tabalong Optimistis Target Vaksinasi 70 Persen Warga Bisa Tercapai

0

WAKIL Bupati Tabalong, H Mawardi optimitis target vaksinasi massal Covid-19 di daerahnya bisa terwujud 60 persen. Target ini untuk merealisasikan herd immunity atau kekebalan komunal terhadap serangan virus mematikan itu.

PENEGASAN ini dilontarkan Wabup Mawardi dalam percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang langsung dimonitor Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di RS Covid Center Usman Dundrung Tanjung, Kamis (4/11/2021).

Menurut Mawardi, saat ini kondisi pasien Covid – 19 yang dirawat di RS Covid Center Kabupaten Tabalong sudah melandai.

“Hal ini tentu tidak terlepas dari ikhtiar kita semua dalam menggencarkan pelaksanaan vaksinasi,” ujarnya.

Mawardi menjelaskan cakupan vaksinasi Covid-19 di Tabalong, per 3 November 2021 untuk dosis pertama sudah mencapai 42 persen. Sedangkan, dosis kedua telah terealisasi 27 persen dari jumlah sasaran 194.8245 orang.

Berdasar data ini, Mawardi mengatakan optimismenya pada akhir November 2021 nanti, warga Tabalong yang sudah divaksin akan mencapai 60 persen dari target sasaran.

“Target kami di akhir November 2021 sudah mencapai 60 persen. Insya Allah, akhir Desember sudah tercapai target 70 persen,” ucapnya.

BACA : Percepat Herd Immunity Banjarmasin, Paman Birin Gelorakan Program Vaksinasi Bergerak

Mawardi juga menilai, program nasional vaksinasi covid-19 ini sangat disambut positif dan antusias oleh masyarakat Kabupaten Tabalong. “Bisa dilihat dengan banyaknya daftar tunggu disetiap gerai vaksinasi Covid-19,” imbuhnya.

Saat ini, Pemkab Tabalong benernya memiliki titik-titik gerai vaksinasi tidak hanya di rumah sakit dan puskesmas saja, juga di Makodim 1008/Tanjung, Mapolres Tabalong hingga menyebar di kantor-kantor desa.

“Oleh karena itu, saya berterimakasih kepada jajaran TNI, Polri, intansi pemerintah vertikal, pihak swasta, relawan, serta petugas kesehatan atas kerja kerasnya melayani masyarakat dan mempercepat kesuksesan percepatan vaksinasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengapreasiasi target pencapaian vaksinasi di Kabupaten Tabalong.

“Menurut laporan Wakil Bupati Tabalong, capaian target vaksinasi sudah 42 persen, saya sangat meyakini minimal 10 sampai 15 hari ke depan, presentasi  pencapaian terget vaksinasi buat rakyat Kabupaten Tabalong akan mencapai 50 persen dan bahkan lebih, Insya Allah,” kata Paman Birin, sapaan akrabnya.

BACA JUGA : Tinggi Capaian Vaksinasi, Tim Pakar ULM Saran Pemprov Kalsel Beri Penghargaan Bupati/Walikota

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor alias Paman Birin saat memberi sambutan untuk program vaksinasi bergerak di Tabalong. (Foto Herry Yusminda)

Menurutnya, jika penyebaran vaksinasi sudah merata ke seluruh masyarakat Kalsel khususnya Kabupaten Tabalong, maka hal tersebut menjadi kabar yang menggembirakan.

“Tentu yang senang kita semua, karena kita tahu yang namanya Covid-19 ini sudah memberikan sesuatu yang tidak nyaman buat kita semua hampir kurang lebih setahun setengah sejak awalnya masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Paman Birin mengimbau untuk bersama-sama menghambat laju perkembangan Covid-19 dengan bergotong royong, bahu-membahu dalam rangka melawan penyebaran Covid-19 ini.

“Vaksin adalah sarana untuk menguatkan daya tahan tubuh kita dari serangan Covid-19, di mana kita tahu setelah vaksin digunakan, maka Covid-19. Alhamdulillah, sudah mulai melandai,” bebernya.

BACA JUGA : Tren Pandemi Covid-19 Kalsel Turun, Tim Pakar ULM Ingatkan Mutasi Virus Corona

Tentu, kata Paman Birin, keinginan untuk mengikis habis penyebaran Covid-19, harus ditopang seluruh lapisan masyarakat di Kalsel, terkhusus lagi di Tabalong.

“Vaksinasi untuk menguatkan daya tahan kekebalan tubuh. Kita berharap ada saatnya kita akan kembali hidup normal, seperti sediakala,” kata Paman Birin.

Meski saat ini kasus Covid -19 ini sudah mulai melandai serta dapat dikendalikan, Paman Birin mengingatkan hendaknya masyarakat harus tetap waspada dan jangan sampai lengah.

“Kita tetap harus waspada, harus hati-hati, ada faktor kemungkinan susulan atau apa saja, dan waspada kita tetap menjaga yang namanya protokol kesehatan,” tandasnya.(jejakrekam)

Penulis Herry Yusminda
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.