Ada Kebab dan Martabak, Olahan Itik Alabio Makin Berkreasi

0

MENU itik Alabio dan belibis di Amuntai sudah terkenal seantero Kalimantan Selatan, bahkan menasional. Tak mengherankan, jika Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menghelat lomba kreasi memasak itik Alabio di halaman kantor Pemkab HSU, Amuntai, Senin (16/12/2019).

SEBAGAI juri yang menilai hasil olahan masakan para peserta didatangkan Chef Agus Sasirangan dari Banjarmasin, yang telah mengharumkan nama Banua di kancah kontes juru masak kuliner.

Lomba memasak berbahan dasar daging itik Alabio ini digelar DP3A Kabupaten HSU untuk memperingati Hari Ibu ke-91 tahun. Lomba ini pun diikuti 23 peserta dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkab HSU.

Setiap peserta lomba diikuti dua pasang pemasak laki-laki mewakili SKPD. Sedangkan, satu peserta lainnya mendokumentasikan menu masakan yang harus dilengkapi resep serta cara menghidangkannya.

BACA : Tumbuhkan Minat Pemuda Berusaha, Balitlangda Gelar Workshop Bisnis dan Inovasi di Kalsel

Tak ketinggalan, Wakil Bupati HSU H Husairi Abdi bersama Sekretaris Daerah HM Taufik pun ikut meramaikan lomba kreasi memasak itik Alabio. Dengan antusias, Husairi dan Taufik pun mengolah masakannya dengan menu utama itik Alabio.

“Kegiatan lomba memasak semacam ini sangat penting. Apalagi, bertepatan dengan peringatan Hari Ibu untuk menekankan peningkatan peran ibu dalam memelihara dan menjaga asupan gizi dalam makanan yang bernutrisi,” ucap Wabup Husairi Abdi.

Mantan anggota DPR RI asal FPPP ini pun mengolah menu olahannya dengan nama bebek bumbu pedas mantap. Tak mau kalah, Sekdakab HSU HM Taufik pun ingin bersaing dengan menu itik lada hitam.

BACA JUGA : Tikar Purun Jangan Sampai Mengulang Kisah Lampit Amuntai

Lomba memasak ini dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten HSU, Hj Anisah Rasyidah. Ia berharap lomba kreasi memasak itik Alabio sangat besar manfaatnya, terkhusus bagi kaum pria dalam menyalurkan bakatnya di bidang kuliner.

“Apalagi, menu itik Alabio menjadi ikon dari HSU. Tentu, hidangan berbahan dasar daging itik Alabio ini bisa lebih menarik, sehat dan bergizi,” kata istri Bupati HSU H Abdul Wahid ini.

Ia berharap menu itik Alabio bisa terus dipromosikan sebagai ungulan dari Kabupaten HSU, khususnya Kalsel dalam industi pengolahan pangan. Hal ini sejalan dengan target Pemkab HSU untuk menjadikan daerahnya sebagai destinasi wisata, terutama industri kuliner olahan produk itik Alabio.

BACA LAGI : Di Lapangan Pahlawan Amuntai, Aneka Produk Lokal Tersaji

Sebagai juri lomba kreasi memasak, Chef Agus Sasirangan pun mengaku sangat kagum dengan kreasi masakan yang ada di Kabupaten HSU. Menurut dia, saat ini telah ditemukan kreasi luar biasa dari itik Alabio, seperti martabak itik, kebab itik hingga paisan itik.

“Menu hasil kreasi peserta ini bisa diaplikasikan untuk industri rumah tangga sebagai usaha. Jadi, bisa mendorong olahan daging itik Alabio yang beragam sebagai usaha kuliner. Tentu bisa mendorong perkembangan itik Alabio semakin terkenal,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Muhammad
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.