ACT

Disiapkan Rp 20,6 Miliar, Pilwali Banjarbaru Diprediksi Ada Empat Paslon

0 766

SUKSESI Banjarbaru 2020 diprediksi akan diikuti empat pasangan calon (paslon) walikota-wakil walikota. Untuk alokasi usulan biaya pesta demokrasi lima tahunan itu, KPU Kota Banjarbaru telah mengusulkan dana Rp 20,6 miliar dalam APBD 2020.

SAAT ini, mulai mengemuka duet petahana Walikota Nadjmi Adhani dan Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan bakal berlaga kembali. Dari kubu penantang, muncul nama Ketua DPW PPP Kalsel HM Aditya Mufti Ariffin dan Ketua DPD Golkar Banjarbaru dari Golkar, AR Iwansyah, serta figur lainnya.

“Dari formasi kursi di DPRD dan peluang calon independen, kami memprediksi Pilwali Banjarbaru 2020 mendatang akan diikuti empat pasangan calon,” ucap Ketua KPU Kota Banjarbaru, Hegar Wahyu Hidayat kepada jejakrekam.com, Selasa (30/7/2019).

BACA : Enggan Tanggapi Aditya-Iwansyah, Jaya : Kami Fokus Kerja untuk Banjarbaru

Menurut dia, belajar dari pengalaman Pilwali Banjarbaru 2015 silam, alokasi dana Rp 20,6 miliar yang diusulkan ke pemerintah kota dan DPRD, untuk pembiayaan logistik pilkada seperti pencetakan surat suara dan lainnya serta biaya tahapan lainnya.

“Kami berharap anggaran pilkada ini disetujui pemerintah kota dan DPRD Banjarbaru. Apalagi, jika nantinya pemilihan walikota-wakil walikota akan diikuti empat pasangan calon, tentu berbeda dengan pilkada sebelumnya yang hanya tiga pasang calon,” tutur Hegar.

Mantan Direktur Walhi Kalsel ini mengakui saat ini untuk tahapan Pemilu 2019 sudah selesai, dengan adanya penetapan 30 caleg terpilih yang duduk di DPRD Banjarbaru. Termasuk, semua berkas administrasi yang diperlukan Pemkot Banjarbaru untuk diteruskan ke Pemprov Kalsel untuk pembuatan surat keputusan (SK) pengangkatan 30 anggota DPRD Banjarbaru periode 2019-2024.

BACA JUGA : Ditopang 6 Kursi, Gerindra Buka Peluang Usung Walikota Nadjmi Adhani

“Semua anggota dewan terpilih juga telah menyerahkan salinan laporan bukti tanda terima LHKPN dari KPK. Jadi, tinggal menunggu proses pelantikan pada 24 Oktober 2019, sesuai masa berakhirnya anggota dewan periode sebelumnya. Ya, memang pelantikan DPRD Banjarbaru merupakan penutup dari 13 kabupaten/kota yang ada di Kalsel. Sebab, DPRD Hulu Sungai Utara dan Tapin yang duluan pada 5 Agustus 2019 nanti,” tutur Hegar.(jejakrekam)

 

 

Penulis Syahminan
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.