ACT

Ditopang 6 Kursi, Gerindra Buka Peluang Usung Walikota Nadjmi Adhani

0 891

KEHADIRAN Walikota Nadjmi Adhani dihelat DPC Partai Gerindra Banjarbaru, makin menguatkan sinyal jika sang petahana ini bakal diusung parpol besutan Prabowo Subianto dalam pilkada serentak 2020 mendatang.

HALAL bihalal yang dihadiri Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel H Abidin, mantan Gubernur Rudy Ariffin, Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan bersama 6 anggota DPRD Banjarbaru terpilih hasil Pemilu 2019 digagas Ketua DPC Partai Gerindra Banjarbaru, Syahriani Syahran di Banjarbaru, Sabtu (27/7/2019).

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel Lutfi Saifuddin Rais pun mengatakan parpolnya tak menutup kemungkinan bakal mengusung calon petahana dalam pemilihan Walikota-Wakil Walikota Banjarbaru pada 2020 mendatang.

“Memang, kondisi politik di Banjarbaru masih berjalan dinamis. Namun, jelas Gerindra tak menutup kemungkinan mengusung petahana,” ucap Lutfi Saifuddin kepada jejakrekam.com, Sabtu (27/7/2019).

BACA : Enggan Tanggapi Aditya-Iwansyah, Jaya : Kami Fokus Kerja untuk Banjarbaru

Kalkulasinya, menurut Lutfi, di mana-mana di perhelatan politik, calon petahana itu secara politik sudah menguasai 40 persen suara pemilih, sehingga bisa digerek untuk menjadi pemenang pilkada.

“Dengan penguasaan wilayah dan massa pendukung, hampir dari seluruh pilkada, 90 persen itu dimenangkan petahana. Ini tentu jadi pertimbangan politik bagi Gerindra untuk mengusung Nadjmi Adhani sebagai calon Walikota Banjarbaru periode kedua,” tegas Lutfi.

Dengan catatan, beber dia, jika nantinya duet HM Aditya Mufti Ariffin-AR Iwansyah benar-benar disokong PPP dan Partai Golkar untuk maju bertarung di Pilwali Banjarbaru 2020 nanti.

“Tentu, kami juga menghitung pengaruh Aditya maju sebagai calon Walikota Banjarbaru, akan berpengaruh terhadap konstituen Golkar sendiri. Dengan raihan 6 kursi Gerindra di DPRD Banjarbaru, tentu sudah memenuhi syarat 20 persen dari 30 kursi yang ada,” papar Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel ini.

BACA JUGA : Gandeng Iwansyah, Aditya Ariffin Incar Kursi Walikota Banjarbaru

Menurut  Lutfi, saat jadi pemenang Pilwali Banjarbaru 2015 lalu, Nadjmi Adhani-Darmawan Jaya Setiawan justru maju melalui jalur independen, sehingga peluangnya menjadi terbuka untuk diusung di suksesi 2020.

“Nah, kehadiran Walikota Nadjmi Adhani dalam syukuran dan halal bihalal DPC Partai Gerindra Banjarbaru atas raihan 6 kursi di dewan, sah-sah saja diartikan sebagai bagian dari kedekatan emosional petahana dengan Gerindra,” tutur Lutfi.

BACA LAGI : Maju Lewat Parpol, Bendahara PWNU Kalsel Pastikan Bertarung di Pilwali Banjarbaru

Pertimbangannya, beber dia, jika nantinya Walikota Nadjmi Adhani benar-benar akan diusung Gerindra, tinggal mencari pendampingnya dari kader partai. “Jadi, peluangnya sangat terbuka untuk maju melalui Gerindra,” pungkas Lutfi.

Sekadar mengingatkan, Nadjmi Adhani-Darmawan Jaya Setiawan merupakan jawara Pilwali Banjarbaru 2015 dengan manyabet 46,76 persen suara. Duet kandidat perseorangan ini mengalahkan petahana, Ruzaidin Noor-Fitri Zamzam, hanya mendulang 29,53 persen. Juru kunci diduduki Joko Triono-Soegeng Soesanto, dengan raupan 23,73 persen suara dari total pemilih Banjarbaru.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.