ACT

Puji Keberhasilan Paman Birin, Habib Banua Dukung Gubernur Kalsel Dua Periode

0 319

TAHUN terakhir masa pemerintahan Sahbirin Noor-Rudy Resnawan periode 2016-2021, justru dinilai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Habib Abdurrahman Bahasyim, telah banyak keberhasilan diraih duet Gubernur-Wakil Gubernur Kalsel itu.

“DENGAN sejumlah prestasi yang diraih pemerintahan era Paman Birin (Gubernur Kalsel Sahbirin Noor) bersama Rudy Resnawan, tentu saya sebagai anggota DPD RI dan MPR RI siap mengawal kebijakan pemerintah daerah di pusat,” kata Habib Abdurrahman Bahasyim yang akrab disapa Habib Banua ini kepada jejakrekam.com di Banjarmasin, Kamis (13/6/2019).

Menurut dia, selama Pemprov Kalsel dipimpin Paman Birin bersama Rudy Resnawan, pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) dalam mewujudkan Kalsel mandiri, terdepan, lebih sejahtera, berkeadilan, berdikari dan berdaya saing sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalsel 2016-2021 sudah berjalan sesuai koridor.

BACA : Habib Banua Pilihan Rasional Pendamping Calon Petahana Paman Birin

“Dalam menekan penurunan angka stunting dan kematian ibu dan bayi, terbukti Paman Birin banyak melakukan terobosan. Terbukti, banyak penghargaan yang didapat Pemprov Kalsel era Paman Birin dari pemerintah pusat,” ucap Habib Banua.

Bahkan, menurut dia, Pemprov Kalsel dengan gerakan Revolusi Hijau juga berhasil menghijaukan dan mengurangi lahan kritis di Kalsel dan mendapat penilaian positif dari pemerintah pusat.

“Ini belum lagi sektor ekonomi, Kalsel tidak mengalami gejolak ekonomi. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Kalsel di atas rata-rata nasional, sehingga tingkat kemiskinan lebih rendah dibanding provinsi lain di Indonesia,” papar pria yang mantan Plt Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalsel ini.

BACA JUGA : Habib Banua Enggan Berlaga, Ada Bambang, Hj Karmila Diprediksi Mencalon Walikota

Dalam pengelolaan keuangan, era Paman Birin justru Pemprov Kalsel mendapat enam kali opini wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Hal ini dinilai Habib Banua memberi gambaran tata kelola keuangan daerah lebih tertib dan rapi sesuai aturan.

“Jadi, jika Paman Birin satu periode masih banyak program yang belum selesai, tentu wajar. Makanya, sudah saatnya diberi waktu agar Paman Birin bisa menuntaskannya pada periode kedua. Bagaimana pun, lima tahun ini terbilang singkat,” tutur mantan Imam Besar FPI Kalsel ini.

Apakah Anda berminat untuk menjadi pendamping Paman Birin dalam pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kalsel pada 2020 mendatang? Menjawab hal itu, Habib Banua lebih senang berdiplomasi.“Dalam politik itu, semua bisa terjadi. Yang jelas, terlalu dini membicarakan koalisi dengan Paman Birin,” elak Habib Banua.

BACA LAGI : Empat Kursi Senator Kalsel Bakal Diisi Trio Habib Plus Gusti Farid

Sebelumnya, pengamat politik FISIP Uniska Banjarmasin Dr M Uhaib As’ad menilai ketokohan dan popularitas Habib Banua jauh lebih rasional sebagai pendamping Paman Birin dalam laga Pilgub Kalsel 2020.

“Habib Banua merupakan peraih suara terbanyak dalam pemilihan anggota DPD RI di Kalsel. Dengan mengoleksi 392.026 suara hasil Pemilu 2019, Habib Banua juga memiliki basis dukungan yang merata di 13 kabupaten dan kota di Kalsel,” tutur Uhaib.

Menurut dia, Habib Banua juga merupakan simbol generasi muda Kalsel yang mencerminkan sosok kehabibannya serta memiliki nilai tinggi dalam elektoral, terutama menggarap suara pemilih tradisional yang sudah bisa dipetakan di Banua.(jejakrekam)

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.