Dirgahayu

Ini Sebaran 120.459 Pemilih Pemula Kalsel, Terbesar Ada di Kabupaten Banjar

POTENSI pemilih pemula di Kalimantan Selatan cukup besar sebagai lumbung suara pada Pemilu 2019. Pemilih yang baru pertama kali menyalurkan hak suara karena genap berusia 17 tahun atau lebih serta sudah atau pernah kawin memiliki hak pilih pada Rabu, 17 April 2019 nanti.

BERDASAR definisinya, pemilih pemula memiliki karakter yang berbeda dengan pemilih yang sudah berpengalaman dalam setiap pemilu.

Mereka yang masuk kategori pemilih pemula adalah belum pernah memilih atau melakukan penentuan suara di dalam tempat pemungutan suara (TPS). Mereka juga cukup tinggi antusiasme, meski terkadang kurang rasional akibat penuh gejolak dan semangat. Bahkan pemilih pemula juga bisa jadi sasaran empuk peserta pemilu, karena rasa ingin tahu, mencoba dan berpartisipasi dalam pemilu yang cukup tinggi.

BACA :  Jaring Pemilih Pemula, SMAN 5 Banjarmasin Juara Cerdas Cermat Pemilu

Mengacu ke data KPU Provinsi Kalimantan Selatan, total pemilih pemula yang tersebar di 11 kabupaten dan dua kota mencapai 120.459 orang, terdiri dari 62.054 pemilih laki-laki dan 58.405 pemilih perempuan.

Dari 13 kabupaten/kota di Kalsel, terbesar potensinya berada di Kabupaten Banjar mencapai 31.512 orang, terdiri dari 16.220 pemilih laki-laki dan 15.292 pemilih perempuan.

Disusul, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terdata ada 16.037 pemilih pemula dengan gender, 8.366 pemilih laki-laki dan 7.671 pemilih perempuan. Di tempat ketiga adalah di Kabupaten Tapin, sebanyak 12.485 pemilih pemula, dengan formasi 6.407 pemilih laki-laki dan 6.078 pemilih perempuan.

Sedangkan, Kota Banjarmasin yang memiliki populasi penduduk terbesar di Kalimantan Selatan, justru berada di urutan keempat dengan 10.558 pemilih pemula. Rinciannya, 5.448 pemilih laki-laki dan 5.110 pemilih perempuan.

Meski Kabupaten Balangan memiliki pemilih terkecil di Kalsel, ternyata pemilih pemula cukup besar mencapai 7.878 orang, terdiri dari 4.028 pemilih laki-laki berbanding 3.850 pemilih perempuan.

Di atas Balangan, ada 7.980 pemilih pemula terdapat di Banjarbaru, terbagi dalam 4.040 pemilih laki-laki plus 3.940 pemilih perempuan. Potensi besar pemilih pemula juga ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dengan 8.069 orang, terdiri dari 4.064 pemilih laki-laki dan 4.005 pemilih perempuan.

BACA JUGA :  Kurang Pendidikan Politik Picu Rendahnya Partisipasi Pemilih Milineal

Begitupula, di Kabupaten Tanah Laut dengan 7.272 pemilih pemula, terdiri dari 3.881 pemilih laki-laki plus 3.391 pemilih perempuan. Sedangkan, di Kabupaten Barito Kuala (Batola) terdapat 6.240 pemilih pemula, dengan distribusinya pemilih laki-laki sebanyak 3.251 orang dan 2.989 pemilih perempuan.

Di Kabupaten Tabalong, terdapat 3.614 pemilih pemula, terdiri dari 1.885 pemilih laki-laki berbanding 1.759 pemilih perempuan. Kemudian, ada 3.007 pemilih pemula terdata di Kabupaten Tanah Bumbu, terdiri dari 1.502 pemilih laki-laki dan 1.505 pemilih perempuan.

Berlanjut ke Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), terdapat 4.387 pemilih pemula, dengan formasi 2.248 pemilih laki-laki dan 2.139 pemilih perempuan. Sedangkan, paling kecil pemilih pemula justru berada di Kabupaten Kotabaru, hanya 1.420 orang, terdiri dari 744 pemilih laki-laki dan 676 pemilih perempuan.

Komisioner KPU Kalsel Hatmiati mengatakan potensi pemilih pemula yang mencapai 120.459 orang dalam Pemilu 2019, sangat penting dalam meningkatkan partisipasi pemilih.

“Makanya, berbagai kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik kami lakukan agar angka partisipasi pemilih pemula dalam Pemilu 2019 cukup tinggi di Kalsel,” tandasnya.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Didi GS